"Pelaksanaan Porkab ini menjadi ajang dalam menggali potensi atlet-atlet muda berprestasi serta sebagai upaya menumbuhkan sikap mencintai olahraga," kata Bupati Tobasa, Kasmin Simanjuntak di Balige, Rabu.
Tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porkab yang berlangsung dari 11-18 November 2014 ini, yakni bola volley, sepak bola, catur, volley pantai, renang, atletik dan satu cabang olah raga tradisional, yaitu marjalengkat (sejenis permainan ketangkasan menggunakan galah/bambu).
Kasmin mengingatkan, agar seluruh atlet yang berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten yang terletak di pinggir danau Toba tersebut, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan kekeluargaan.
Hal serupa, juga diingatkannya kepada seluruh offisial team dan para camat yang menjadi penanggungjawab masing-masing kontingen, termasuk para dewan juri/wasit yang memimpin setiap cabang olahraga yang dipertandingkan senantiasa menganut "fair play".
"Ketulusan dan sportifitas adalah sikap yang baik untuk mencapai tujuan tanpa merugikan pihak lain," ujar Kasmin.
Pembukaan Porkab ditandai pemukulan gong oleh Bupati Kasmin, didampingi Ketua TP PKK Ny.Netty Pardosi, serta disaksikan Wabup Liberty Pasaribu, Kapolres Tobasa AKBP Budi Hariyanto, Kajari Balige Harly Siregar, Ketua PN Balige T.Marbun dan Kadis Pemuda dan Olahraga Sandy Sibuea.
Kadis Pemuda dan Olah Raga Sandy Sibuea menyebutan, pelaksanaan Porkab dimaksud, sebagai upaya membangkitkan semangat masyarakat dalam berolah raga dan meningkatkan prestasi.
Karena itu, katanya, diperlukan tumbuhnya kesadaran jasmani yang sehat lewat olah raga, sekaligus bermanfaat menghindarkan generasi muda dari kenakalan remaja.
"Para pemenang akan diberikan penghargaan berupa medali, piagam serta dana pembinaan," katanya. ***3***
(KR-HIN)
Pewarta: Imran Napitupulu:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.