"Peringatan Hari Guru yang akan diperingati PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Sumut diharapkan bisa menjadi momentum untuk menjadikan guru sebagai ujung tombak pendidikan," katanya di Medan, Kamis.
Dia mengatakan itu saat menerima audiensi PGRI Sumut yang melaporkan rencana peringatan Hari Guru itu yang dipusatkan di Kota Binjai pada 25 November.
Menurut Gatot, guru yang memiliki tugas pokok sebagai pendidik haruslah berhasil menjadi agen perubahan.
Sebagai agen perubahan, maka pengetahuan dan keterampilan guru juga harus selalu diperbaharui sesuai dengan perkembangan kebutuhan saat ini.
Dia menegaskan, peran guru sebagai agen perubahan, bukan saja diharapkan berfokus kepada layanan belajar di sekolah, namun lebih dari itu yakni perubahan yang signifikan di antaranya terhadap perilaku anak didik.
"Berdialog tentang kepahlawan, keteladanan dan cerita sukses banyak orang diyakini bisa memicu keinginan kuat anak didik untuk juga berbuat hal sama,"katanya.
Gubernur mengakui, merubah seseorang khususnya ke arah positif bukan pekerjaan yang mudah, apalagi dengan semakin canggihnya teknologi informasi dan keterbukaan.
"Untuk itu dibutuhkan guru yang berkualitas yaitu guru yang profesional, berkepribadian yang matang, religius serta dedikasi yang tinggi,"katanya.
Ketua PGRI Sumut, Yustini Hamnah, menyebutkan, peringatan Hari Guru Nasional akan digelar PGRI di Binjai pada 25 November 2014.
Menurut dia, PGRI terus berupaya membenahi kualitas para guru dan berharap Pemerintah Provinsi Sumut mendukung khususnya dalam peningkatan kesejahteraan agar para pendidik itu bisa lebih fokus dan konsentrasi menjalankan tugasnya.***3***
Nurul H
(T.E016/B/N. Hayat/N. Hayat)
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.