"Polisi tidak bisa berdiri tegak manakala tidak didukung masyarakat," ujar Kapolres Samosir AKBP Andri Setiawan saat memimpin apel pagi, di halaman Mapolres di Pangururan, Senin.
Warga yang diberi penghargaan itu Riscat Sitanggang dan Saut Tua Sitanggang dari Pangururan, Kasman Sinaga, Parihotan Sinaga dan Kepala Desa Parbuluan I Dairi.
Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Ado Alvian menambahkan kepolisian bersama warga Desa Parbuluan Kabupaten Dairi meringkus tiga komplotan pencuri mobil dari pelariannya di dalam hutan, Sabtu lalu.
Sedangkan pencurian mobil dump truk berawal laporan masyarakat yang kehilangan pada Jumat malam kira-kira pukul 23.00 WIB.
Saat dilakukan pengejaran kata Kasat Reskrim, pencuri meninggalkan dump truk curian dan pindah ke mobil Avanza. Mobil ini terbalik di kawasan Desa Simallopuk Kabupaten Dairi.
Enam pelaku pencurian lari ke hutan dan terjadi adu tembak antara mereka dan aparat Polres Samosir. Tiga di antara kawanan pencuri ini dilumpuhkan dengan timah panas.
Mereka itu Rahmat Kliwon alias Lili (30 tahun) dan Darman (30 tahun) warga Binjai, Harianto (26 tahun) warga Langkat. Ketiganya kini dirawat di RSU Pangururan.
"Tersangka masih mendapat perawatan intensif, sedangkan dump truk kita amankan di Mapolres," ujar AKP Ado Aklvian. ***1***
(T.KR-WRS/B/Suparmono/Suparmono)
Pewarta: Waristo:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.