Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada pembukaan Porkot VI di Stadion Teladan Medan, Sumut, Selasa, mengatakan kegiatan yang telah digelar enam kali berturut-turut itu menunjukkan konsistensi pihaknya dalam melakukan pencarian dan pembinaan atlet.
Dengan Porkot ini, menunjukkan tidak hanya KONI Kota Medan saja yang bertanggungjawab dalam pencarian dan pembinaan para atlet, tapi juga pihak pemerintahan dalam hal ini 21 kecamatan diwajibkan mengirimkan para atletnya.
Menurut dia, Porkot tersebut juga sebagai bentuk keseriusan KONI Medan yang telah mencanangkan Kota Medan sebagai Kota Atlet pada tahun 2016.
Dengan digelarnya Porkot setiap tahun, tentu menjadikan persaingan seluruh atlet dan kontingen kecamatan bersaing menjadi yang terbaik.
"Kedepan, Kota Medan harus mampu menjadi kota berbasis atlet yang handal. Untuk itu, saya berharap, semua atlet yang berlaga harus benar-benar serius menunjukkan kemampuan terbaiknya pada masing-masing cabang olah raga," katanya.
Sementara Plt Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani mengatakan, ajang ini mengusung tri sukses yakni sukses penyelenggaraan, sukses pencarian bibit atlet dan sukses mensosialisasikan olahraga kepada masyarakat.
"Porkot ini sebagai penjaringan para atlet untuk dibina selama satu tahun. Inilah tanggungjawab kami, membina dan melatih para atlet. Para atlet ini akan menjadi wakil Kota Medan dalam ajang kejuaraan provinsi dan nasional," katanya.
Ketua Harian KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, Porkot ini sebagai ajang penyaringan atlet berbakat Kota Medan, yang tentunya juga sebagai ajang uji kemampuan atlet untuk menunjukkan kemampuannya.
"Multi even terbesar dikota Medan ini merupakan sarana dan tolak ukur menilai atlet. Inilah kesempatan bagi atlet tunjukkkan keahliannya. Kiranya apa yang dilakukan KONI Medan ini menjadi motivasi bagi KONI lainnya di Sumut sekaligus jadi agenda tahunan," katanya.***3***
(T.KR-JRD/B/J. Suswanto/J. Suswanto)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.