"Camat harus memberikan prioritas pengamanan terhadap kediaman calon jamaah haji," kata Bupati Langkat Haji Ngogesa Sitepu, di Stabat, Jumat.
Dirinya menginginkan agar kediaman para calon jamaah haji tetap aman dan mendapatkan prioritas perhatian, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan khusuk.
Ngogesa juga menyampaikan akan melepas keberangkatan para calon jamaah haji dari Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA), mendatang.
Secara terpisah Sekretaris Daerah Langkat Indra Salahuddin menjelaskan, calon jamaah haji yang berasal dari daerah ini sebanyak 405 orang.
"Ada 21 kecamatan calon jamaah haji untuk tahun ini yang berangkat ke Mekkah dan Madinah," katanya.
Indra juga menjelaskan sudah dilaksanakan manasik haji yang dilakukan bertujuan memberikan bekal pengetahuan haji secara lebih intensif, guna memudahkan dalam pelaksanaan ibadah haji.
Ini juga merupakan bahagian dari simulasi amalan-amalan ibadah haji sehingga setiap calon haji dapat memperhitungkan kemampuan fisik maupun kemampuan batiniah.
Sekaligus juga kegiatan manasik yang dilaksanakan ini upaya pemerintah Langkat merealisasikan visi religius, melalui kekuatan jamaah haji bagi terjaganya akhlak dan moral masyarakat secara lebih baik dari waktu ke waktu.
Indra Salahuddin menyampaikan untuk mendampingi para calon jamaah haji ada tiga orang tim pembimbing haji daerah (TPHD), satu orang TPHI, dan tiga orang tim kesehatan haji.***3***
(T.KR-IFZ/C/Suparmono/Suparmono)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.