"Harga memang kembali lagi naik jadi Rp100.000 hingga Rp105.0000 per kg dari Rp95.000 per kg. Mungkin naik lagi Sabtu dan Minggu karena Senin Lebaran," kata pedagang daging di Pasar Simpang Limun, Medan, M Yusuf, Jumat.
Menurut dia, harga daging bisa mencapai Rp110.000 - Rp115.000 per kg seperti saat menjelang Ramadhan.
Dia menyebutkan, permintaan semakin banyak dan pasokan juga cukup memadai
"Biasalah, harga naik mau Lebaran.Harga tebus pedagang juga naik," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Bidar Alamsyah, menyebutkan, stok daging Sumut sejak Ramadhan cukup aman atau mencapai sebanyak 12.830 ton.
"Harusnya harga tidak naik.Tetapi dampak psikologis banyaknya permintaan tidak bisa dihindari," katanya.
Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho menyebutkan, sudah seharusnya dipikirkan solusi mengapa harga daging di pasar tradisional lebih mahal dari harga di pasar modern yang hasil pantauan hanya Rp85 ribuan per kg.
"Yang pasti, Pemprov Sumut sudah mengingatkan kembali semua jajaran untuk menjaga kelancaran distribusi berbagai barang menjelang Idul Fitri," katanya.
Ketua Tim Ahli Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut, Difi A Johansyah, menyebutkan. dengan segala upaya yang sudah dan dilakukan diharapkan gejolak harga bisa dikendalikan sehingga inflasi pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri bisa rendah seperti di tahun 2012 dan 2013.
Pada 2012 dan 2013, inflasi di Medan saat Puasa Ramadhan/Lebaran justru turun atau masing-masing 0,05 persen dan 0,50 persen.
***2***
(T.E016/B/Yuniardi/Yuniardi)
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.