Medan, 13/5 (Antara) - Tercatat 22 tim amatir dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara bersaing Kompetisi Amatir Liga Nusantara 2014 Zona Sumatera Utara yang digelar di Stadion Dispora, Jalan Willem Iskandar Medan.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi saat membuka kejuaraan tersebut, Selasa, mengatakan pihaknya berharap dengan adanya Liga Nusantara tersebut akan mampu mengangkat mengembalikan sepakbola daerah itu di pentas nasional.
Menurut dia, kompetisi ini sangat penting bagi dunia sepakbola Sumatera Utara dan tanah air, karena merupakan bagian dari pembinaan yang seyogyanya tetap menjunjung tinggi sportifitas dan konsisten memunculkan bibit-bibit pesepakbola usia muda.
Sehingga nama-nama asal Sumatera Utara bisa kembali masuk dalam skuad Timnas Garuda, seperti ketika di era 80-an dan 70-an.
"Sebagai sebuah kompetisi, saya berharap Liga Nusantara ini konsisten memunculkan pesepakbola-pesepakbola baru dari seluruh Sumatera Utara. Sehingga kita bisa kembali jadi kiblat sepakbola nasional dan banyak melahirkan pemain untuk skuad timnas," katanya.
Ketua Asosiasi PSSI Provinsi Sumut, Ir Kamaluddin Harahap menyebutkan,
Liga Nusantara merupakan produk reformasi PSSI dan dari even ini, diharapkan akan banyak pertandingan sepakbola di kabupaten kota.
Menghidupkan ekonomi kerakyatan, menjadi ajang hiburan masyarakat dan juga mengasah kemampuan skill dan mental pemain muda dari "kampung".
Liga Nusantara di Sumut semula dijadwalkan kick off pada 5 Mei lalu, namun agendanya diundur hingga bisa diselenggarakan pada Selasa (13/5) sore.
Begitupun, menurut Kamal, Sumut menjadi daerah pertama yang menggulirkan kompetisi Liga Nusantara.
"Ada 22 tim kabupaten/kota yang akan bersaing di empat wilayah hingga November mendatang. Insya Allah semuanya berjalan lancar dan sesuai jadwal," tegasnya. (KR-JRD)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.