Pematangsiantar, 2/5 (Antara) - Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Sumnatera Utara, menilai Pematangsiantar memiliki peluang untuk menjadi Kota Pendidikan.
"Mutu pendidikan sudah baik dan didukung sejumlah faktor yang menjadi indikator penilaian kami," ujar Ketua ISPI Pematangsiantar-Simalungun Marolop Panjaitan, Jumat.
Dosen FKIP Universitas HKBP Nomensen (UHN) ini menyebutkan bahwa di kota ini telah banyak tumbuh lembaga pendidikan formal mulai tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi serta ratusan lembaga pendidikan non-formal, seperti kursus-kursus.
"Di kota ini ada Universitas Simalungun (USI) dan UHN yang memiliki fakultas pendidikan dan alumninya menjadi tenaga pendidik berkualitas serta bersertifikasi," sebut Wakil Ketua PGRI Kabupaten Simalungun ini.
Indikator lainnya, kata Marolop, antusias orang tua menyekolahkan anaknya sampai jenjang perguruan tinggi, standar kelulusan ujian nasional di semua tingkatan sekolah mencapai di atas 90 persen.
"Hanya perlu keseriusan, kepedulian dan manajemen yang baik dari kepala daerah untuk mengelola bidang pendidikan seperti alokasi anggaran 20 persen seperti yang diamanatkan," ujar Marolop.
Marolop menyebutkan sampai saat ini pemerintah kota dan kabupaten belum berkomitmen karena masih mengalokasikan anggaran sebesar 14,5 persen untuk kebutuhan dan operasional pendidikan. ***3***
(T.KR-WRS/B/Farochah/Farochah)
Pewarta: Waristo:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.