Oleh Juraidi

Medan, 5/2 (Antara) - Kalangan tokoh masyarakat di Kabupaten Deli Serdang minta pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat segera membenahi infrastruktur jalan, karena sampai sekarang masih banyak jalan kabupaten di daerah itu yang rusak akibat tidak adanya perawatan.

Tokoh masyarakat Percut Sei Tuan, Suparno di Bandar Khalipah, Rabu, mengatakan Bupati Deliserdang terkesan kurang peduli terhadap pembangunan infrastruktur di kabupaten itu, meski daerah itu termasuk daerah yang PAD nya cukup besar.

Beberapa ruas jalan yang rusak dan kurang mendapat perhatian di antaranya Jalan Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan yang merupakan daerah perbatasan dengan Kota Medan dan lebih ironisnya lagi jalan itu sama sekali tidak memiliki drainase.

Jalan-jalan yang hancur atau rusak parah di Kabupaten Deliserdang, terlihat Jalan Bustaman Bandar Khalipah, Jalan Pasar III dan V Percut Seituan dan jalan utama di ibu kota Kecamatan Batangkuis, yang juga jalan alternatif ke Bandara Kualanamu.

Padahal jarak jalan itu hanya seitar 200 meter dekat sungai Tembung dan akibat tidak adanya drainase, masyarakat disekitarnya membuang limbah rumah tangga juga menjadi sembarangan ke jalan raya.

"Sudah puluhan tahun saya tinggal di daerah ini, tapi sama sekali tidak ada perbaikan maupun pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah setempat, sementara kendaraan semakin banyak saja," katanya.

Seharusnya, lanjut dia, Bupati Deliserdang Amri Tambunan yang tidak lama lagi mengakhiri masa jabatannya, dapat memberikan kenang-kenangan manis untuk warganya dengan membuat pembangunan monumental.

"Misalnya dengan melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak. Dengan demikian ia akan dikenang oleh warganya karena keberhasilan pembangunan yang dilakukannya," katanya. (KR-JRD)

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026