Simalungun, 28/1 (Antara) - Jalan provinsi penghubung Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun arah ke Kecamatan Tanah Jawa di Km 5 yang longsor pada 28 Desember 2013 sampai saat ini belum ditangani pemerintah.

"Belum ada sama sekali. Hanya masyarakat bersama Muspika yang gotong royong membuat pembatas jalan mempergunakan goni diisi tanah," ujar Supriyadi warga Nagori Marubun Jaya Kabupaten Simalungun, Selasa.

Supriyadi yang menjaga salahsatu ujung sisi jalan bersama warga lainnya melakukan sistem buka tutup secara bergiliran sepanjang hari supaya arus lalu lintas tidak terganggu sambil mengingatkan pengemudi agar hati-hati.

"Beruntung juga sekarang musim kemarau, kalau hujan terus menerus, air akan mengikis tanah sedikit demi sedikit dan berdampak pada longsor lanjutan. Bisa-bisa ruas jalan yang tersisa setenghah lagi ini, putus total," ujar Wagino.

Masyarakat berharap kepada pemerintah untuk memberikan perhatian secara serius terhadap bencana longsor jalan ini dengan segera karena sarana transportasi sangat dibutuhkan masyarakat khususnya kaum petani untuk mengangkut hasil bumi. ***3***
(T.KR-WRS/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026