Motivasi itu disampaikan Iwan Abdurrahman dalam Training Perkuatan Karakter dan Strategi Pemenangan caleg DPR RI dan DPRD Sumut, dan kabupaten/kota dari PDI Perjuangan di Medan, Rabu.
Motivasi pertama disampaikannya dengan menyanyikan lagu "Burung Camar" yang disertai dengan makna lagu yang dipopulerkan Vina Panduwinata tersebut.
Ia menyanyikan lirik "Burung camar, tinggi melayang. Bersahutan, di balik awan Membawa angan-anganku. Jauh meniti buih, lalu hilang larut di lautan".
Kemudian lirik "Oh, bahagia tiada terperi. Indah nian derap jiwaku. Tak kenal duka derita tak kenal nestapa. Ceria penuh pesona".
Menurut Iwan, kader PDI Perjuangan harus dapat memaknai lagu itu dengan memiliki sikap optimistis dan penuh keceriaan dalam menjalankan amanah dari rakyat.
Meski aspirasi dan amanah rakyat tidak pernah berhenti, tetapi upaya untuk memperjuangkannya jangan pernah dianggap beban.
"Kader PDI Perjuangan harus berprinsip tidak ada tembok yang dapat menghalangi untuk memperjuangkan aspirasi rakyat," katanya.
Setelah itu, ia menyanyikan lirik "Tiba-tiba kusadari lagu burung camar tadi. Cuma kisah sedih nada duka hati yang terluka. Tiada teman bernagi derita. Bahkan untuk berbagi cerita".
Ia mengatakan, lirik lagu itu menggambarkan bahwa rakyat selalu merasa sedih jika wakilnya di legislatif tidak memiliki kepedulian lagi setelah terpilih dalam Pemilu.
"Jangankan berbagi derita, berbagai cerita pun mereka tidak mau," ujar musisi yang sering dipanggil Abah Iwan itu.
Setelah itu, ia menyanyikan lagu "Bunga Flamboyan" yang menceritakan keindahan bunga flamboyan, tetapi akhirnya gugur dengan berwarna merah.
Ia mengatakan, syair lagu tersebut mengisyaratkan keberhasilan menjadi anggota legislatif adalah "kehormatan" dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam akan berakhir pada waktunya.
Karena itu, seluruh kader dan caleg PDI Perjuangan harus dapat merealisasikan nilai keagamaan tersebut dengan menjaga amanah dari Tuhan yang perannya sangat besar dalam menentukan keberhasilan seorang politisi.
"Sehebat apa pun teori pemenangan, tidak akan ada apa-apanya tanpa kehendak Tuhan," kata pencipta lagu "Melati Dari Jayagiri" itu. ***1***
(T.I023
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026