Medan, 8/12 (Antarasumut) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho meresmikan dimulainya kampanye Gerakan Ekonomi Syariah atau Gres! di daerah ini, Minggu.

Peresmian kampanye Gres! tersebut dilakukan Gubernur Sumut dengan pemukulan gondang sembilan di pelataran Istana Maimun Medan.

"Saya ingin mengajak dan memastikan bahwa semua yang hadir di lapangan ini sudah punya rekening perbankan syariah. Bagi yang belum ayo segera mendaftar di counter yang ada di sini," kata Gatot.

Ia menjelaskan, dengan menjadi nasabah perbankan syariah akan tehindar dari spekulasi, sesuatu yang tidak terprediksi.

Sejarah ekonomi Indonesia juga mencatat, ketika krisis, justru UMKM dan bisnih berbasis yang bisa kuat bertahan.

"Untuk menghindari spekukasi, mari kita beralih kepada perbankan syariah," ujarnya.

Gres! yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan perbankan syariah merupakan program kampanye telah dicanangkan oleh Presiden RI pada 17 November 2013 di silang Monas Jakarta.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah IX Sumut-Aceh, Hari Utomo, mengatakan bahwa pertumbuhan aset syariah, dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan perbankan syariah di Sumut lebih tinggi dibanding dengan bank konvensional.

"Pertumbuhan aset syariah 38.01 persen tumbuh per Agustus 2013, sehingga menunjukkan bahwa perbankan syariah tumbuh sangat cepat di Indonesia," katanya.

Pemerintah dan BI, menurut dia, akan terus mendukung bank syariah karena melihat potensinya yang besar.

Gres! telah melibatkan 14 bank syariah serta seluruh institusi keuangan syariah, dan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan peranan syariah dalam berkonstribusi untuk kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

Hadir dalam acara peresmian kampanye Gres! itu, antara lain Ketua MUI Sumut Abdullahsyah, Kanwil Kemenag Sumut, Abdulrahim dan beberapa pimpinan perguruan tinggi. (TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026