"Saya optimistis, target itu bisa tercapai karena peluangnya masih ada. Jika rekrutmen anggota melalui program Operasi 250 (0-250) berhasil (sedikitnya mencapai 20 juta anggota). Boleh lah kita berharap Partai Nasdem menang dalam Pemilu 2014. Dengan demikian partai ini akan menjadi partai fenomenal dalam perjalanan bangsa," kata Surya Paloh di Jakarta, Rabu malam.
Peluang itu, kata Surya, munculnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai-partai politik yang dikesankan hanya diisi orang-orang yang hanya berambisi mencari kekuasaan, namun tidak peduli terhadap upaya menyejahterakan rakyat ketika mereka berkuasa.
Partai Nasdem dilahirkan untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Oleh sebab itulah, proses rekrutmen anggota menjadi sangat penting dan menjadi program andalan Partai Nasdem, katanya.
"Partai Nasdem ingin membangun harapan baru. Dengan demikian rakyat bisa lebih menikmati apa yang seharusnya dinikmati namun selama ini tidak diperoleh, seperti keadilan, kesehatan dan kesejahteraan," tuturnya.
Terkait hasil survei elektabilitas Partai Nasdem yang dilakukan lembaga-lembaga survei belakangan ini, ia memberi apresiasi terhadap lembaga survei yang menempatkan Partai Nasdem sebagai partai masa depan yang membawa harapan atau yang memosisikan Partai NasDem tidak akan menjadi partai besar.
Yang pasti, Partai Nasdem ke depan harus bisa berbuat untuk negeri ini lebih hebat, termasuk dalam melahirkan pemimpin bangsa.
"Betapa ruginya negeri ini jika bangsa ini tidak bisa melahirkan pemimpin yang tidak bisa memberikan keteladanan dan tidak mampu memberikan sesuatu kepada rakyat yang dipimpin," katanya.
Mengenai pencalonan presiden, Surya mengatakan, Partai Nasdem belum akan mencalonkan karena Nasdem tetap harus tahu diri.
"Kita harus realistis melihat hasil pemilu legislatif. Jika pada Pemilu 2014, Nasdem menang, maka NasDem akan mengajukan nama calon presiden. Tapi kalau tidak masuk tiga besar, buat apa mencalonkan presiden, lebih baik kita dukung calon presiden yang diusung partai pemenang pemilu," tuturnya.
Ia mengaku, dirinya tidak berkeinginan untuk maju dalam bursa pencapresan, bila Partai Nasdem menang dalam pemilu sekalipun.
"Maju menjadi presiden tidak menjadi prioritas saya, meskipun saya juga tidak bisa menutup diri terhadap keinginan orang lain yang mengharapkan saya menjadi presiden. Saya lebih ingin melihat Indonesia ke depan mempunyai seorang presiden yang mampu memimpin negeri ini dan melayani rakyatnya lebih baik sehingga bisa hidup lebih sejahtera," demikian Surya Paloh. (S037)
Pewarta: Syaiful Hakim:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.