Medan, 20/10 (Antara) - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pembekalan terhadap seluruh calon anggota legislatif di Provinsi Sumatera Utara.

Namun, pembekalan yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Medan, Minggu, itu berlangsung tertutup.

Ketika diwawancarai usai pembekalan, Prabowo Subianto juga tidak menjelaskan materi yang disampaikan kepada calon anggota legislatif (caleg) Sumut.

Ia hanya menyatakan optimistis jika Partai Gerindra akan meraih kemenangan dalam Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD 2014.

Materi pembekalan tersebut hanya disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu yang diwawancarai usai keberangkatan Prabowo Subianto kembali ke Jakarta.

Menurut Gus Irawan, dalam pembekalan itu, seluruh caleg diharuskan untuk dapat menjelaskan enam program transformasi bangsa yang dicanangkan Partai Gerindra.

Enam program transformasi bangsa tersebut merupakan platform Partai Gerindra dalam memajukan Indonesia yang dinilai mengalami keterpurukan.

"Enam program aksi transformasi bangsa yang wajib disampaikan kepada rakyat," katanya.

Dengan platform itu, kata dia, diharapkan masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada Partai Gerindra dalam Pemilu 2014.

Program aksi transformasi bangsa yang disiapkan Partai Gerindra tersebut berisi tentang rencana pembangunan, mulai infrastruktur hingga program peningkatan ekonomi rakyat.

Ia mencontohkan pembangunan 3.000 km jalan raya, 3.000 km jalur kereta api, dan pencetakan 2.000.000 hektare sawah setiap tahunnya.

Dengan perkiraan satu hektare sawah dapat membuka lapangan kerja sekitar enam orang, berarti program itu dapat menciptakan lapangan kerja untuk 12 juta orang setiap tahun.

Meski akan menggunakan dana yang sangat besar, menurut dia, berbagai program tersebut sangat dimungkinkan untuk dilaksanakan dengan mencegah kebocoran anggaran yang mencapai Rp1.000 triliun setiap tahunnya.

Ia mencontohkan kebocoran anggaran dari pajak sekitar Rp360 triliun, kebocoran sekitar 25 persen APBN, dan penambahan Rp300 triliun dari subsidi BBM.

D.Dj. Kliwantoro (T.I023/B/D. Kliwantoro/D. Kliwantoro) 20-10-2013 17:42:15

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026