"Mulai hari ini hingga 19 Oktober, 11 pasang cabup dan cawabup mulai kampanye menyampaikan visi misinya kepada masyarakat," kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang Zakaria Siregar di Lubukpakam, Senin.
Ia mengatakan kampanye dibagi dalam tujuh zona dan jenis kampanye masing-masing calon dibagi empat yakni rapat umum atau kampanye terbuka, pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog.
"Untuk kampanye terbuka, pertemuan terbatas, tatap muka, masing-masing calon akan mendapat tiga kali kesempatan menyampaikan visi misinya di hadapan pendukungnya, sementara untuk dialog dua kali kesempatan," ujarnya.
Sebelumnya Kepala Polres Deliserdang AKBP Dicky Patrianegara mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar dua ribu personel untuk mengamankan tahapan pilkada, yang bertugas mulai dari masa kampanye, pencoblosan hingga penghitungan suara.
Untuk memaksimalkan pengamanan pemungutan suara tersebut pihaknya menerapkan dua pola pengamanan yang ditentukan dari faktor kerawanan kriminalitas, kerawanan politik, dan kerawanan geografis.
"Kami meminta masing-masing calon dan tim suksesnya turut bersama-sama menjaga ketertiban. Persta demokrasi ini harus sama-sama kita jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Pilkada Deliserdang akan berlangsung 23 Oktober 2013 diikuti 11 pasangan calon bupati-wakil bupati, yakni Ashari Tambunan-Zainuddin Mars yang diusung PAN, PKB, PBB, dan Gerindra.
Selanjutnya pasangan Tengku Ahmad Thala'a-Hardi Mulyono (Golkar, PPP, Partai Patriot), Fatmawati Takrim-Subandi (Demokrat), Timbangen Ginting-Parningotan Sembiring (PDIP, PPRN, PDK, PKPI, PIS, Partai Buruh, Partai Kedaulatan, PKDI, dan PDS), dan Muhammad Idris-Satrya Yudha Wibowo (PKS, Hanura).
Sedangkan pasangan calon yang maju dari jalur perseorangan, yakni Harun Nuh-Bambang Hermanto, Rabu Alam-Purnama Ginting, Eddy Azwar-Selamat, Musdalifah-Syaiful Syafri, Sudiono-Haris Binar Ginting, dan Sihabuddin-Nemaken Tarigan. ***2***
(T.KR-JRD/B/E.K. Sinoel/E.K. Sinoel)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.