Medan, 5/10 (Antara) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyatakan bahwa situasi di Kabupaten Dairi telah kondusif pascakerusuhan oleh sekelompok massa pada Jumat (4/10) yang memprotes persoalan terkait dengan tahapan pemilihan kepala daerah setempat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso di Medan, Sabtu, mengatakan dengan situasi yang telah kondusif itu, seluruh aktivitas masyarakat dan tahapan pilkada setempat dapat dijalankan secara normal.

Pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga menjadi provokator dalam kerusuhan tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian juga memeriksa enam orang sebagai saksi yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut.

Mengenai dua warga yang diduga menjadi provokator tersebut, katanya, status hukumnya masih didalami dengan mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan.

"Kalau buktinya didapatkan, bisa saja ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Berdasarkan pendataan, pihaknya mencatat adanya sejumlah kerusakan akibat kerusuhan yang terjadi pada Jumat (4/10) malam tersebut.

Ia mengatakan kantor KPU, kantor DPRD, dan Balai Budaya Dairi rusak akibat dilempari berbagai benda oleh massa.

Selain itu, satu mobil milik KPU dibakar dan satu lainnya dirusak, sedangkan dua mobil milik DPRD Dairi dirusak.

"Namun, semuanya sudah dibersihkan tadi malam," kata Heru.

Kepala Polres Dairi AKBP Donny Damanik yang dihubungi juga mengaku situasi di daerah itu telah kondusif.

Oleh karena situasi telah kondusif, katanya, tahapan pilkada yang akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2013 diperkirakan tidak mengalami kendala. (I023)

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026