Medan, 24/9 (Antarasumut) - Pelaksana tugas Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk senantiasa ikut mengawasi dan merawat kebersihan pasar tradisional di Ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu.

"Saya minta camat dan lurah juga tetap mengontrol dan merawat kebersihan pasar," katanya di Medan, Selasa.

Menurutnya, peran aktif para camat dan lurah sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas kebersihan sekitar 70 unit pasar tradisinal di kota itu.

Sejalan dengan permintaan tersebut, Eldin juga mengingatkan para camat dan lurah agar ikut mensosialisasikan program kebersihan yang dewasa ini gencar dikampanyekan pemerintah kota (Pemkot) setempat.

Kebersihan setiap pasar harus menjadi perhatian serius bagi camat dan lurah, sehingga warga merasa nyaman berbelanja.

Dikatakan Eldin, Pemkot Medan melalui instansi terkait akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastuktur pasar tradisional, termasuk tempat pembuangan sementara dan drainase.

Upaya tersebut hendaknya senantiasa didukung oleh para pedagang, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kita tidak mengharapkan lagi adanya tumpukan sampah di pasar. Sampah harus sudah dibuang ke tampat-tempat yang disediakan, sehingga pasar tradisional menjadi bersih dan modern," ujarnya.

Selain itu, pihaknya mengimbah para pedagang agar tidak berjualan di atas badan jalan umum sehingga tidak mengganggu pengguna jalan raya.

Dalam rangka meningkatkan kenyamanan pasar, Pemkot Medan telah membentuk tim gabungan untuk memembenahi dan membersihkan sarana drainase di sejumlah pasar, seperti yang dilakukan di kawasan pasar Simpang Limun Jalan Seksama pada Senin (23/9) malam.

"Kegiatan pembersihan pasar hingga saat ini rutin dilakukan oleh Pemko Medan guna menjaga kebersihan kota serta mengantisipasi agar saluran drainase tetap lancar sehingga tidak mengakibatkan banjir bila turun hujan," katanya. (TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026