Jombang, 19/8 (Antara) - Musisi Ahmad Dhani mengampanyekan Calon Gubernur Jawa Timur nomor empat Khofifah Indar Parawansa dengan mengayuh becak di Kabupaten Jombang, Senin.

"Beliau orang yang pintar dan cerdas, dan saya yakin bisa membawa perubahan di Jatim, untuk itu saya mendukung beliau," katanya kepada wartawan di Jombang.

Khofifah bersama dengan rombongan sebelumnya menyapa para pedagang di Pasar Mojoagung dan Pasar Citra Niaga atau Pasar Legi Jombang.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu bersalaman dengan setiap pedagang yang ada. Ia sempat berdialog dan membeli barang dagangan para pedagang.

Tak lupa, ia juga meminta dukungan para pedagang agar memilihnya menjadi calon Gubernur Jatim pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim, 29 Agustus 2013.

Setelah menyapa para pedagang dan memborong sejumlah makanan yang dijual mereka, Khofifah dengan rombongan langsung menuju ke kampus Undar Jombang.

Di lokasi itu, ia sudah ditunggu musisi Ahmad Dhani dan sejumlah pengurus pusat DPP PKB. Khofifah langsung disambut rombongan penarik becak, termasuk ditunggu Ahmad Dhani yang siap menarik becak.

Dhani yang sudah siap di kursi kemudi langsung mengayuh kendaraan roda tiga tersebut. Mereka melakukan berkendara menuju kantor Muslimat Kabupaten Jombang untuk mengikuti Halalbihalal.

Dalam acara itu, rombongan dikawal kesenian barongsai sampai ke lokasi acara, di kantor Muslimat tersebut. Khofifah mengatakan penataan pasar tradisional tidak boleh dimatikan dengan berdirinya pasar modern.

Pemerintah Provinsi Jatim ataupun Pemkab harus koordinasi, agar pedagang pasar tradisional tetap bisa bersaing dengan pasar modern.

"Gubernur harus mengoordinasikan agar pembangunan bisa sejalan," kata Khofifah.
PMII Putri
Senada dengan itu, Ketua Korps PMII Putri Jatim, Athik Hidayatul Ummah, menilai Khofifah Indar Parawansa merupakan tokoh perempuan yang dikagumi masyarakat, bahkan tak hanya di Jatim, tapi juga masyarakat nasional.

"Karena itulah, dimanapun berada Ibu Khofifah selalu disambut antusias oleh masyarakat," katanya.

Bahkan, dari beberapa kali debat kandidat yang digelar, visi dan misi Khofifah membangun Jatim tampak lebih tajam dibanding kandidat lainnya.

"Beliau cerdas dan tegas merespons problem yang dihadapi masyarakat. Benar-benar paham masalah Jatim. Beliau sosok pemimpin yang mengayomi. Cocok untuk masyarakat Jatim," katanya.

Melihat antusiasme masyarakat di lapisan bawah terhadap pencalonan Khofifah, peneliti muda ini yakin Khofifah akan memenangi pertarungan di Pilgub Jatim.

"Selain cerdas, Ibu Khofifah adalah sosok perempuan yang lembut, tapi tangguh. Ketangguhannya mengalahkan laki-laki," papar perempuan asal Lamongan itu.

Soal isu gender yang masih disuarakan sejumlah kalangan, Athik yakin hal itu tak membuat pemilih militan dan simpatisan Khofifah berbalik arah.

"Sudah tidak zamannya mempersoalkan kepemimpinan perempuan. Tak masalah perempuan asal mampu mengemban amanat rakyat," jelasnya.

Ia menambahkan rekam jejak Khofifah selama berkarier hingga tingkat nasional menunjukan kehebatannya sebagai seorang pemimpin. "Pernah menduduki berbagai jabatan penting, sama sekali tak terdengar rekam jejak negatif," tandasnya. ***1*** (T.K-FQH)
(T.KR-FQH/B/E.M. Yacub/E.M. Yacub)

Pewarta: Fiqih Arfani
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026