Simalungun, 29/6 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Simalungun kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui tarian tor-tor massal yang diikuti lebih dari 9.000 orang di halaman SMK Kesehatan Efarina di Pamatang Raya, Sabtu.

"Rekor enam ribu penari massal, kini dipecahkan tor-tor Haroan Bolon (Gotong Royong Massal) dan ini kali ke empat Simalungun meraih rekor MURI kurun waktu tujuh bulan," kata Manager MURI J Ngadri yang disambut aplus gemuruh dari puluhan ribu warga.

Ngadri menyebutkan prestasi rekor di Simalungun, yakni pencatatan akta lahir lebih dari 1.100 orang di atas kapal di perairan Danau Toba, Parapat. Selain itu, penanaman pohon terbanyak di sekolah-sekolah dan pelayanan dokumen kependudukan terbanyak yang dilakukan selama satu kegiatan.

Bupati Simalungun JR Saragih menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama dan kerja keras jajaran pemerintah kabupaten bersama pemangku kepentingan dan masyarakat atas prestasi ini.

"Ini milik masyarakat Simalungun," kata Saragih.

***4*** Zita Meirina (T.KR-WRS/B/Z. Meirina/Z. Meirina) 29-06-2013 18:23:57

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026