Medan, 2/5 (Antara) - Pemerintah Kota Medan terus melakukan berbagai upaya mengantisipasi banjir di kota itu, terutama pada musim penghujan bersamaan dengan meluapnya sungai akibat tidak mampu menahan debit air.

"Pengerukan dan pelebaran sungai yang mengalami pendangkalan adalah salah satu yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir di musim penghujan," kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Medan Kamis.

Salah satu sungai yang saat ini sedang di keruk dan dilebarkan adalah Sungai Badera yang memang telah mengalami pendangkalab dan menyempit, sehinga tidak mampu menampung debit curah hujan.

Rahudman langsung terjun melihat pengerjaan pelebaran dan pengorekan Sungai Badera, yang memang ditargetkan paling lambat pertengahan Mei 2013 ini sudah harus rampung.

Agar pengerjaan dapat berjalan dengan mudah, bangunan-bangunan yang berdiri di pinggiran sungai akan segera dibebaskan, sehingga nantinya alat berat yang akan masuk tidak ada masalah lagi.

Menurut dia, pengorekan dan pelebaran Sungai Badera ini adalah untuk mengantisispasi curah hujan ekstrim yang mungkin akan sering turun pada bulan Mei ini, sehingga dengan demikian masyarakat tidak menderita menghadapi cuca ekstrim.

"Pengorekan ini kita lakukan sepanjang 800 meter dan lebar rata-rata 4 meter dan nantinya pinggiran sungai kita buat bronjong. Ini untuk mengatisispasi hujan ekstrim, kita akui banyak lahan di pinggiran sungai berdiri bangunan namun ini tidak memiliki surat, semua ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat," katanya.***4***

(T.KR-JRD/B/M. Taufik/M. Taufik) 02-05-2013 12:14:37

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026