Medan (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Sumatera Utara menyebut masyarakat antusias mengunjungi Galeri Mustika Deli sejak diluncurkan perdana pada Agustus 2026.
"Respon masyarakat melihat keberadaan Galeri Mustika Deli cukup tinggi," ujar Wakil Sekretaris Dekranasda Kota Medan Yulita Dewi di Medan, Jumat.
Ia mengatakan Galeri Mustika Deli yang merupakan gagasan Dekranasda Kota Medan tersebut telah meraup omzet Rp500 juta sejak diluncurkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas.
"Pengunjung paling ramai biasanya pada saat event tertentu.atau pada Rabu atau Jumat," kata dia.
Dari sekian banyak produk yang dipajang, produk kriya, fashion hingga makanan ringan (snack) menjadi komoditas yang paling laris dan dicari pembeli.
Yulita mengatakan Galeri Mustika Deli yang berada di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan menjadi lokasi strategis untuk masyarakat berkunjung.
Menurut dia, masyarakat yang tengah mengurus di Mall Pelayanan Publik berpotensi melihat berbagai ragam produk yang dipajang di galeri tersebut.
"Ini tidak hanya memudahkan masyarakat untuk membeli produk unggulan Kota Medan, tetapi juga menjadi kesuksesan mendongkrak UMKM Kota Medan," sebut dia.
Meski demikian, ia mengatakan pemerintah kota setempat terus berupaya menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan belanja di galeri tersebut.
Pihaknya bakal menggandeng seluruh elemen masyarakat termasuk komunitas untuk menyemarakkan dan menarik masyarakat berkunjung ke Galeri Mustika Deli.
Sebelumnya Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas berharap Mustika Deli berkembang menjadi one stop shopping bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal produk Kota Medan. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan, pakaian, dan kriya, tetapi juga parfum, skincare, sepatu, tas hingga produk kreatif lainnya.
“Ini menjadi etalase kebanggaan kita dan tempat ini juga difungsikan menjadi tempat inkubasi UMKM yang ada di Kota Medan. Ini juga diperuntukkan bagi pelaku usaha yang belum memiliki tempat untuk memamerkan produknya," katanya.
Untuk mendukung fungsi tersebut, Mustika Deli juga menyediakan mini stage yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti fashion show, talkshow maupun pertemuan.
Produk yang masuk ke galeri tetap melalui proses kurasi. Namun sebelum sampai pada tahap tersebut, Pemerintah Kota Medan bersama Dekranasda dan perangkat daerah terkait melakukan pendampingan agar produk UMKM semakin siap.
Rico Waas mengatakan kebutuhan setiap pelaku usaha berbeda. Ada yang membutuhkan pelatihan, akses permodalan, pengembangan produk, penciptaan pasar hingga akses pasar yang lebih luas.
Kota Medan memiliki banyak perajin dan pelaku usaha dengan beragam produk yang lahir dari keterampilan, kreativitas dan kerja keras. Oleh karena itu, karya tersebut perlu mendapatkan ruang agar semakin dikenal dan dipasarkan lebih luas melalui Galeri Mustika Deli.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.