Langkat, Sumut, 8/4 (Antara) - Sebanyak 11.398 siswa SMA,SMK,MA di Kabupaten Langkat Sumatera Utara yang akan mengikuti ujian nasional dari 15-18 April mendatang, menerima bantuan dari Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.
"Guna persiapan para siswa mengikuti ujian nasional diberikan bantuan peralatan ujian," kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu di pendopo Jentera Malay kediaman resmi Bupati di Stabat, Senin.
Bantuan yang diberikan kepada 11.398 siswa tersebut berupa pinsil 2B, pengapus, rautan, dan alas kertas ujian, dengan nilai sebesar Rp 145 juta.

"Semoga bantuan ini bermamfaat buat para siswa saat menghadapi ujian nasional nanti," katanya pada kesempatan itu.
Ngogesa juga mengungkapkan bahwa kesuksesan penyelenggaraan ujian nasional ditentukan dari kesiapan siswa, guru, maupun juga seluruh perangkat yang ada.
Untuk itu diharapkan agar para siswa yang mengikuti UN ini harus sungguh-sungguh belajar, agar bisa menjawab berbagai soal yang akan diujikan nantinya.
Dirinya juga berdoa jangan sampai ada kendala sedikitpun terhadap para peserta yang mengikuti UN ini, sekaligus berharap dan memohon agar seluruh peserta UN yang berasal dari Langkat, dapat lulus semuanya.
Pada kesempatan itu Ngogesa, juga melakukan tanya jawab dengan para siswa yang menerima bantuan, tentang kesiapan mereka, spontanitas juga memberikan "tali asih" bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaannya.
Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Sujarno menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti ujian nasional ini sebanyak 11.398 yang berasal dari 149 sekolah yang ada.
Menyangkut tanggal ujian akan dilaksanakan Senin (15/4) hingga Kamis (18/4), dengan materi ujian Senin (15/4) bahasa Indonesia, Selasa (16/4) Bahasa Inggris, kemudian untuk IPA ujian Fisika, dan untuk IPS ujian Sosiologi.
Sedangkan Rabu (17/4) ujiannya matematika, dan Kamis (18/4) akan dilakukan ujian Biologi, Kimia untuk jurusan IPA, dan Geografi, ekonomi, akutansi untuk jurusan IPS.
Sujarno juga menjelaskan bahwa target dari peserta ujian nasional ini diharapkan akan seperti tahun 2012 yang lalu, dimana kelulusannya mencapai 98 persen.
Walaupun kita mengetahui materi ujian dengan sistim 30 paket ini akan diterima siswa dengan peserta ujian 20 siswa per ruangan, diharapkan siswa mampu menjawab seluruh soal yang diujikan, ujarnya.***4***

(T.KR-IFZ)
(T.KR-IFZ/B/M. Taufik/M. Taufik)


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026