Deru alat kerja dan suara palu terdengar bersahut-sahutan di Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Muaratais I dengan Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis pagi. 

Di bawah jembatan, aliran sungai mengalir tenang, sementara di atasnya, harapan warga mulai diperbaiki satu per satu.

Jembatan gantung itu bukan sekadar penghubung dua wilayah, tetapi menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah hingga petani yang membawa hasil kebun ke pasar.

Melihat pentingnya jembatan tersebut, Kepolisian Resor Tapanuli Selatan turun langsung melakukan rehabilitasi jembatan. Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H.

Perbaikan jembatan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan Polri dalam membantu pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah.

Sebelumnya, jembatan gantung tersebut mengalami kerusakan cukup lama sehingga mengganggu aktivitas warga. Anak-anak sekolah terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, sementara warga yang membawa hasil pertanian harus mencari akses lain yang lebih sulit dan berisiko.

Menurut Yon Edi Winara, rehabilitasi jembatan dilakukan agar akses ekonomi dan pendidikan masyarakat kembali berjalan normal.

Ia mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi maupun bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah setiap hari.

Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar Polri turut membantu pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya jembatan penghubung di daerah.

Proses perbaikan jembatan direncanakan berlangsung sekitar 10 hari. Selama pengerjaan, personel Polri bersama masyarakat bekerja bergotong royong agar jembatan dapat segera digunakan kembali.

Kepala Desa Muaratais I, Abdul Jalil Harahap, mengatakan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama bagi anak sekolah dan warga yang membawa hasil pertanian untuk dijual.

Ia mengaku masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran Polri yang memperbaiki jembatan tersebut, karena jembatan itu merupakan akses utama aktivitas sehari-hari warga.

Bagi masyarakat Muaratais, jembatan gantung Merah Putih bukan hanya penghubung desa, tetapi juga penghubung harapan agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan mereka dapat berjalan normal kembali.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026