Bupati Karo Dr. Antonius Ginting menegaskan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pernyataan ini disampaikan Antonius Ginting saat hadir sebagai narasumber dalam wawancara live salah satu media televisi nasional, Kamis (12/2/2026) .
Dalam keterangannya Antonius Ginting mengatakan strategi yang dilakukan antara lain peningkatan produksi dan produktivitas pertanian berbasis kawasan, penyediaan sarana produksi modern, serta perbaikan infrastruktur irigasi dan optimalisasi pemanfaatan lahan.
"Salah satu hasilnya adalah penanganan banjir di kawasan Paya Lah Lah yang kini kembali produktif sebagai sentra pangan," jelasnya .
Pada 2025, luas pertanaman padi di Kabupaten Karo mencapai 20.505 hektare dan jagung 100.425 hektare, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah.
Pemerintah daerah juga terus memperkuat peran petani melalui penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian, penyuluhan, pengujian unsur hara tanah, serta pengendalian hama terpadu. "Perbaikan jalan usaha tani dan tata kelola irigasi turut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi sarana produksi dan hasil panen," sambungnya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur pertanian dan penerapan teknologi modern terus didorong, termasuk optimasi lahan, pembangunan embung dan sumur bor, serta mekanisasi melalui Brigade Pangan guna meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi.
Menurut Antonius, keberhasilan ketahanan pangan juga didukung kolaborasi dengan pemerintah pusat, swasta, dan kalangan akademisi, terutama dalam pengelolaan kesuburan tanah dan penerapan pertanian berkelanjutan.
Ia menambahkan, program swasembada pangan tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani, membuka lapangan kerja, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Pertanian yang kuat akan melahirkan petani yang sejahtera dan masyarakat yang mandiri pangan,” kata Antonius yang didampingi Kadis Pertanian Karo, Michael Purba,
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026