Karo (ANTARA) -  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo dan mengikuti diskusi strategis mengenai peran Kementerian Dalam Negeri dalam penyediaan layanan infrastruktur daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Kamis (5/2/2026), dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan Teguh Narutomo, pimpinan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Heri Setiawan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Karo.

Dalam forum tersebut, Bupati Karo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan infrastruktur dasar dan optimalisasi sektor pertanian, terutama melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Menurut Bupati, Kabupaten Karo memiliki potensi besar sebagai penyangga Kota Medan sekaligus lumbung pangan Sumatera Utara. Namun, keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur dasar.

Salah satu program prioritas yang disampaikan adalah peningkatan layanan air minum layak bagi masyarakat Kabanjahe dan sekitarnya, yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Tingginya biaya investasi untuk penyediaan air minum membutuhkan solusi inovatif. Kami berharap skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dapat menjadi alternatif pembiayaan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Antonius Ginting.

Selain membahas infrastruktur, Bupati juga memaparkan rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berfokus pada sektor pertanian. Berdasarkan kajian bersama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), pembentukan BUMD tersebut dinilai layak secara ekonomi.

BUMD ini dirancang untuk mendorong hilirisasi produk pertanian seperti jeruk, kubis, dan kentang, menstabilkan harga hasil panen, serta menyediakan sarana produksi pertanian yang berkualitas guna meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kabupaten Karo merupakan salah satu sentra hortikultura penting. Dukungan kebijakan dan kelembagaan yang kuat akan membantu menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan nilai tambah bagi petani,” katanya.

Bupati juga berharap Kementerian Dalam Negeri dapat mempercepat proses penerbitan surat hasil evaluasi usulan pembentukan BUMD agar program tersebut segera dibahas dan ditindaklanjuti bersama DPRD Kabupaten Karo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Karo. 



Pewarta: Ade Friadi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026