Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan mengatakan, pemanfaatan teknologi AI bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan esensial untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara global.
"Pemanfaatan teknologi AI bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan esensial untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara global. Guru-guru kita harus dibekali kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar tanpa menghilangkan nilai karakter dan kebijaksanaan lokal," ujar Deni, Kamis (20/11).
Senbelumnya, Wabup Deni membuka secara resmi kegiatan workshop berjudul Penerapan Teknologi AI dalam Pendidikan Generasi Digital Berhati Kristal yang digelar di Gedung Nasional Tarutung, awal pekan ini.
Kegiatan yang diikuti oleh 150 orang guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk proses pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari Singapura, yakni Prof Lim Pin, Charlene Tan, Chia Poh Yok, dan Ev Roska Hombling Choi, yang menyampaikan materi terkait penggunaan AI sebagai alat bantu pembelajaran, etika digital, hingga strategi membangun karakter siswa di era teknologi.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi, pelatihan, serta pengembangan inovasi pembelajaran.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2025