Tapanuli Utara (ANTARA) - Universitas HKBP Nommensen kembali mencatat sejarah baru setelah Dr Janpatar Simamora resmi dilantik untuk kedua kalinya sebagai Dekan Fakultas Hukum periode 2026-2030. Pelantikan tersebut digelar di Gedung Fakultas Kedokteran lantai 6 UHN, di awal pekan lalu.
Dr Janpatar Simamora, kepada Antara di Tarutung, menekankan pentingnya mengedepankan kualitas pendidikan, tidak hanya kecerdasan akademik namun juga kebijaksanaan dalam praktik hukum.
"Zaman sekarang, tak cukup hanya pintar karena pintar hanya berurusan dengan teori. Sementara bijaksana diperlukan untuk implementasinya," ujarnya, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, Fakultas Hukum UHN terus mengolaborasikan dosen dari kalangan akademisi dan praktisi agar mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu menerapkannya secara bijaksana di lapangan.
"Untuk itulah para dosen kita selalu dikolaborasikan antara akademisi dan praktisi dengan harapan bahwa para mahasiswa selain memahami teori namun juga akan menjadi bijaksana setelah lulus dalam mempraktikkan ilmu hukumnya. Terimakasih kepada orangtua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di FH UHN," katanya.
Terpilihnya kembali pakar hukum tata negara itu menjadi catatan tersendiri di lingkungan Fakultas Hukum UHN, sebab para dekan sebelumnya hanya menjabat selama satu periode. Pada pemilihan kali ini, Janpatar Simamora berhasil unggul dari dua kandidat lainnya.
Usai pelantikan, sejumlah tokoh menyampaikan sambutan dan ucapan selamat. Salah satunya tokoh masyarakat sekaligus Konsul Kehormatan Republik Korea untuk Republik Indonesia di Medan, Dr Parlindungan Purba.
Dalam sambutannya, ia menyebut Janpatar Simamora sebagai sosok pekerja keras, cerdas dan rendah hati.
"Saya mengenal dengan baik sosok Janpatar Simamora sebagai sosok pekerja keras, dan walaupun pintar namun sangat humble," ujar Parlindungan Purba.
Ia juga menawarkan kerja sama antara Fakultas Hukum UHN dengan sejumlah universitas di Korea Selatan, khususnya di bidang hukum internasional.
"Budaya Korea itu kerja cepat, terstruktur, dan disiplin. Pak Dekan, kita kerjasamakan hukum internasional dengan universitas di Korea Selatan," katanya.
Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UHN, Dr Adanan Silaban, menyebut Janpatar Simamora sebagai pribadi yang rendah hati dan mampu bergaul dengan berbagai kalangan.
"Saya mengenal Pak Janpatar Simamora sejak lama dan kami sama-sama merupakan alumni. Beliau adalah orang baik dan rendah hati, mari kita teladani," ujarnya.
Acara pelantikan diawali dengan khotbah yang dibawakan Pendeta Universitas, Pdt TAP Simorangkir. Dalam khotbahnya, ia menyebut keterpilihan Janpatar Simamora untuk periode kedua sebagai sejarah luar biasa di lingkungan UHN.
Pelantikan tersebut turut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh nasional, akademisi, praktisi hukum hingga unsur pemerintahan.
Sejumlah tokoh yang hadir maupun menyampaikan ucapan selamat di antaranya Hinca Panjaitan, Maruli Siahaan, Bane Raja Manalu, unsur Komnas HAM, Mahkamah Agung, Kejaksaan RI, Kepolisian RI, TNI, sejumlah kepala daerah, organisasi advokat, NGO, jurnalis, alumni serta perwakilan mahasiswa.
Pewarta: Rinto AritonangEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.