Inspektur Jenderal Hak Asasi Manusia Farid Junaedi mengatakan petugas Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Utara harus mampu beradaptasi dalam perkembangan zaman.
"Dunia terus mengalami perubahan, sehingga lembaga dituntut untuk mampu mengantisipasi dinamika tersebut melalui pengendalian yang efektif berbasis manajemen risiko," ujar Farid di Medan, Kamis.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka dan efektif di semua lini kerja, sebagai fondasi koordinasi yang solid.
Lebih lanjut, ia mengatakan hal ini sebagai upaya setiap pengaduan dari masyarakat harus diterima sebagai bahan evaluasi berharga demi perbaikan layanan.
Irjen HAM mengingatkan pentingnya menjunjung objektivitas dan independensi sebagai prinsip dasar yang tidak bisa ditawar. Keseluruhan upaya ini, menurutnya, akan mengarah pada pencapaian tujuan organisasi yang hanya bisa diraih melalui perencanaan yang matang dan terukur.
Farid menambahkan peninjauan ke Kantor Wilayah KemenHAM Sumut tersebut dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Serta, menjadi penegasan transformasi kelembagaan bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret yang harus dibangun secara kolektif oleh seluruh elemen organisasi dengan mengedepankan integritas, profesionalisme dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.
Kegiatan ditutup dengan serah terima berita acara pemantauan kebutuhan Sumber Daya Manusia, Barang Milik Negara serta anggaran pada Kanwil KemenHAM Sumut.
Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sumut Flora Nainggolan mengapresiasi atas perhatian dan arahan strategis yang diberikan Irjen HAM.
Ia berharap seluruh jajaran dapat mengimplementasikan nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, guna mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berpihak pada masyarakat.
"Arahan bapak Irjen sangat relevan dan menjadi penguatan penting bagi kami di daerah. Saya berharap seluruh ilmu yang disampaikan dapat diimplementasikan secara nyata dalam kerja-kerja kita," tutur Flora.
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2025