Dalam upaya melanjutkan visi Padangsidimpuan Berkarakter Bersih Aman dan Sejahtera (Sidimpuan Bersinar) untuk jilid yang kedua, Wali Kota periode 2018-2023 Irsan Efendi Nasution SH.MM, mendaftar ke kantor DPD Partai Golkar, Rabu (24/4).

Dengan mendaftarnya ke partai politik pemilik 10 dari 30 kursi DPRD Padangsidimpuan periode 2024-2029 ini, Irsan berharap dapat diusung Partai Golkar di Pilkada yangbakan digelar 22 November nanti.

Didampingi istri, anak dan cucu serta pengurus DPD dan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kota Padangsidimpuan, Irsan hadir dengan stelan hitam-hitam sembari menggendong cucu pertamanya.

Teriakan Golkar Indonesia, Indonesia Golkar, Irsan Efendi Nasution Lanjutkan, menggema. Suasana di kantor partai berlambang pohon beringin itu seketika menjadi bergemuruh dan riuh.

Kehadiran Irsan disambut Tim Penjaringan dan Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota diketuai Mulyadi Sofyan Lubis bersama Sekretaris Sammy Damara, Dewan Pengarah M. Jusar Nasution, Islahuddin Nasution dan seluruh tim.

"Kami hadir menyerahkan formulir dan berkas pendaftaran, sebagaimana tahapan dan mekanisme yang diterapkan Golkar," sebut Irsan yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan.

Menerima formulir dan berkas pendaftaran itu, Ketua Tim Penjaringan Adi Lubis dan Sekretaris Sammy Damara melakukan verifikasi berkas tersebut.

"Berkas yang diserahkan pak Irsan ini adalah berkas pendaftaran bakal calon Wali Kota Padangsidimpuan. Setelah kita periksa, semuanya lengkap," jelas Ketua Tim Adi Lubis.

Usai pendaftaran, Irsan kepada wartawan mengatakan, sudah mengikuti tahapan penjaringan dan pendaftaran yang dilakukan Partai Golkar. Apapun hasilnya, ia siap menerima.

Kenapa harus mendaftar lagi ? Padahal beberapa bulan sebelum ini DPP Partai Golkar telah menugaskannya sebagai bakal calon Wali Kota Padangsidimpuan. Irsan menyebut, baginya penugasan dan pendaftaran adalah dua hal berbeda.

"Benar, saya telah menerima penugasan dari DPP. Benar pula kalau DPP dan DPD menerapkan penjaringan dan pendaftaran. Kita taat pada mekanisme partai. Kita ikuti tahapan yang diterapkan Partai Golkar," terangnya

Terkait penugasan yang diberikan, kata Irsan, masih akan ada evaluasi. Artinya, bisa berlanjut dan bisa pula dicabut apabila hasil evaluasinya buruk.

Disinggung mengenai posisinya yang saat ini adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan. Irsan menyatakan sudah dan harus bisa memisahkan antara jabatan dengan personality yang ikut mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota.

"Kita sangat menghormati otoritas dan kewenangan yang dimiliki Tim Penjaringan dan Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang ditugaskan untuk melaksanakan ini," katanya.

Partai Golkar adalah pemilik 10 dari 30 kursi DPRD Padangsidimpuan, apakah akan berkoalisi dengan partai lain ? Secara pribadi, Irsan akan menjajaki komunikasi dengan partai-partai di Padangsidimpuan dan mempertemukan pikiran yang sama.

"Dalam politik, komunikasi adalah sesuatu yang dibutuhkan. Kita butuh kolaborasi, kebersamaan dan solidaritas untuk bisa memenangkan Pilkada ini," ungkapnya.

Lanjutkan

Ditanya apa visi dan misinya jika diusung Golkar di Pilkada Kota Padangsidimpuan. Irsan menjawab, masih tetap seperti pada masa kepemimpinannya, yaitu Sidimpuan Bersinar. Namun ini jilid 2-nya.

"Kita lanjutkan program yang sebelumnya. Kita tuntaskan segala yang tertunda dan ciptakan program baru yang pro rakyat. Paling utamanya adalah lanjutkan Gerakan Sidimpuan Bersinar atau Gesid Bersinar," ujarnya.

Pewarta: Khairul Arief

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2024