Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menyatakan suatu pekerjaan yang baik harus diawali perencanaan baik, sehingga bisa diselesaikan tepat pada waktunya.

"Inti musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) ini ialah pekerjaan yang baik harus diawali perencanaan yang baik pula," ucap Bobby ketika membuka Musrenbang rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kota Medan 2025 di Medan, Kamis.

Lewat musrenbang ini, lanjut dia, pihaknya menginginkan suatu pembangunan harus dapat bermanfaat, baik segi perekonomian maupun pelayanan bagi masyarakat Kota Medan.

Wali kota selanjutnya mengatakan kebijakan ekonomi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo harus terus didorong dan dimanfaatkan, khususnya pemanfaatan produk unggulan lokal.

Oleh karena hal tersebut Pemkot Medan terus menjadikan tempat pengembangan usaha, dan juga pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Dengan begitu, pelaku UMKM bisa merasakan manfaat hadirnya Pemkot Medan di tengah-tengah mereka," tegas dia.

Wali kota mengingatkan bahwa inflasi di Kota Medan harus dijaga karena akan mempengaruhi sekitar 80 persen inflasi di Provinsi Sumatera Utara setiap bulan.

"Sebagaimana amanat bapak Presiden, kita harus menjaga inflasi di Kota Medan terkhusus inflasi pangan. Memastikan ketersediaan bahan pokok, dan memastikan rantai pasok tetap aman," katanya.

Wali Kota juga tidak menginginkan pada 2025 Kota Medan masih menjadi kota tingkat peredaran narkoba tertinggi di Sumatera Utara.

Kepada pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Medan diminta bekerja penuh kreatifitas, seperti memanfaatkan kerja sama badan usaha dan tidak mengandalkan APBD Kota Medan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadikan kesempatan ini mengapresiasi kepada lima perangkat daerah di lingkungan Pemkot Medan atas kinerja dan kepatuhan anggaran pada 2023.

Kelima perangkat daerah itu, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

"Jadikan kegiatan di Pemkot Medan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi," tegas Bobby.

Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar melaporkan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Medan 2025 telah digelar selama dua hari sejak 28 hingga 29 Februari 2024.

Musrenbang ini diawali diskusi kelompok tiga bidang, yakni bidang pembangunan, pemerintahan dan pembangunan manusia, lalu bidang infrastruktur dan kewilayahan, serta bidang perekonomian dan sumber daya alam.

"Musrebang RKPD 2025 ini melalui proses panjang mulai dari musrenbang kelurahan, musrenbang kecamatan dan forum perangkat daerah. Hasilnya sebanyak 1.019 usulan ditujukan kepada 17 perangkat daerah, dan telah diakomodir 953 usulan," jelasnya.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2024