Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Humbanghasundutan, Batara Franz Siregar mengatakan, sebanyak 12 orang dinyatakan hilang dalam peristiwa bencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja, Humbahas.

"Data sementara, sebanyak 12 orang masyarakat setempat hilang," ujar Batara kepada Antara, Sabtu (2/11).

Disebutkan, banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Simangulampe, Baktiraja, terjadi Jumat (1/12), malam sekitar pukul 21.30 WIB.

"Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor sudah memerintahkan seluruh OPD agar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, untuk lebih cepat memulihkan situasi," sebutnya.

Demikian halnya, sejumlah alat berat yang ada di BPBD, PUTR dan di Dinas Pertanian dan Ketapang disebut sudah dikerahkan ke lokasi. 

"Sementara ini, dinas sosial sudah menyiapkan dapur umum untuk kesediaan makanan bagi keluarga yang terdampak longsor. Tenaga medis termasuk peralatan, baik itu dari Puskesmas dan RSUD Doloksanggul disiagakan untuk menangani korban, pun dinas lingkungan hidup yang telah menyiapkan kebutuhan air bersih," terangnya.

Selain itu, lanjut Batara, Tim Basarnas Pos Parapat telah diminta bantuan untuk operasi pencarian dan pertolongan bagi korban, dan saat ini sudah tiba di lokasi. 

"Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengajak seluruh elemen masyarakat supaya sama-sama berdoa untuk keselamatan warga Humbang Hasundutan yang terdampak bencana dan selalu waspada karena saat ini curah hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Humbanghasundutan," tukasnya.

Pewarta: Rinto Aritonang

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023