Anggota DPRD Kota Medan Mulia Syahputra Nasution mendorong tiga perusahaan umum daerah (perumda) milik Pemkot Medan memiliki terobosan guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Ketiga perusahaan itu selama ini dinilai kurang sehat dan tidak mampu memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap PAD," terang Mulia di Medan, Sumut, Senin. 

Legislator ini menyebutkan ketiga perumda tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar lagi terhadap PAD Kota Medan.

Pemkot Medan telah meminta jajaran direksi ketiga perumda berinovasi untuk kemajuan perusahaan, dan melakukan gebrakan pembangunan di daerah ini.

Wali Kota Medan Bobby Nasution melantik 12 direksi ketiga perumda, yakni Rumah Potong Hewan, Pembangunan dan Pasar di Medan pada 22 September 2021.

"Kita harapkan jangan sampai ada laporan merugi lagi atau stagnan. Bila masih terjadi laporan kurang sehat, maka keberadaan perumda patut dipertimbangkan," tegas dia. 

Politisi ini juga meminta khususnya kepada Perumda Pasar yang mengelola 53 pasar tradisional di Kota Medan diharapkan tidak cuma mengejar target PAD. 

Namun perlu menata maupun meningkatkan para pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di 53 pasar tradisional setempat. 

Tercatat, Perumda Pasar menyumbang PAD pada 2021 sebesar Rp1 miliar, sedangkan Perumda Rumah Potong Hewan dan Perumda Pembangunan nihil alias tidak memberikan PAD. 

"Tidak boleh mengenyampingkan kepentingan pedagang. Pedagang merupakan ujung tombak penggerak ekonomi kerakyatan, dan harus diberdayakan," tutur Mulia. 
 

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023