Museum Rekor Indonesia (MURI) menobatkan salah satu produsen es krim terbesar Indonesia, Aice Group, sebagai pemegang rekor Senam Sundul Langit secara serentak di kota dan negara terbanyak.

Lebih dari 1.100 orang yang berasal dari jaringan distribusi es krim Aice serta masyarakat umum di 135 kota di Indonesia dan 4 negara Asia Tenggara lainnya seperti Laos, Vietnam, Kamboja dan Filipina berpartisipasi dalam pencatatan rekor tersebut. 

MURI menyerahkan sertifikat Rekor MURI tersebut kepada pihak Aice Group dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Kantor Kemenpora, Jakarta pada Rabu (27/4).

Rekor yang dilakukan secara hybrid, baik berkumpul di Jakarta maupun daring dari ratusan titik di 135 kota dan 5 negara tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran Aice sebagai es krim resmi Piala Dunia FIFA Qatar 2022 pada Selasa (15/03/2022) lalu di Jakarta. 

Dalam keterangan tertulisnya, GM Brand Aice Group, Jason Liu, menjelaskan bahwa Aice bersyukur segenap masyarakat menyukai aktivitas Senam Sundul Langit. Menurutnya, senam yang dilahirkan asli oleh anak bangsa lewat Kemenpora tersebut akan mendorong semangat untuk menjadi sehat fisik dan jiwa secara bersama. 

“Tahun 2022 ini memberikan banyak pertanda positif bagi masyarakat. Pertama, pandemi yang mulai mereda dan bisa kita kendalikan lewat vaksinasi dan masker. Yang kedua, adalah Piala Dunia yang jatuh di tahun ini di Qatar. Semangat rebound dari kesulitan saat pandemi lewat kerja keras dan kolektivitas tercermin dari semangat sehat lewat Senam Sundul Langit yang kita sukai bersama ini,” jelas Jason. 

Ia juga menjelaskan bahwa perusahaannya memiliki DNA visi dan misi yang dekat dengan semangat olahraga. Kolaborasi Aice dalam mendukung olahraga sudah terlihat sejak perhelatan besar masyarakat benua Asia pada Asian Games 2018 lalu. Aice memiliki strategi usaha yang berjalan paralel dan tumbuh bersama dengan kemajuan olahraga Indonesia dan dunia. 

“Semangat sportivitas yang ada dalam olahraga sejalan dengan filosofi usaha Aice yang memberikan keceriaan bagi seluruh masyarakat. Keceriaan kita dalam berolahraga akan menjadi semangat baru agar kita segera rebound dari kesulitan saat pandemi,” jelas Jason.

Senada dengan Jason, pihak Kemenpora sebagai pembuat dan inisiator dari kampanye pembudayaan Senam Sundul Langit tersebut mengatakan bahwa pandemi memberikan banyak pelajaran bahwa olahraga sangatlah penting untuk masyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19. Kesadaran akan perlunya imunitas tinggi melawan virus dan penyakit ditambah adanya aktivitas sosial yang terbatas membuat senam menjadi alternatif olahraga favorit.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Dr. Raden Isnanta, MPd mengatakan bahwa Senam Sundul Langit yang diinspirasi oleh basic gerakan sepak bola memiliki kekuatan untuk disukai banyak orang. Gerakannya yang lincah dan merata di semua anggota tubuh membuatnya mudah dijalankan oleh siapa saja dan di mana saja. 

“Kami di Kemenpora mengapresiasi kolektifitas yang dibangun Aice dalam mencatatkan rekor MURI ini. Seribu lebih masyarakat di banyak kota dan negara ini menjadi gambaran bahwa senam haruslah menjadi aktifitas yang lebih meluas dan disukai semua kalangan,” jelas Raden.

Sementara itu, pihak MURI yang diwakili Senior Manager MURI, Awan Rahargo, menjelaskan bahwa lembaganya sudah memverifikasi proses pelaksanaan rekor senam tersebut. Dengan kehadiran 1.110 orang dalam melaksanakan Senam Sundul Langit secara serentak di 135 kota di 5 negara tersebut, MURI menerbitkan pengakuannya. 

“MURI secara resmi menyerahkan sertifikat Rekor MURI ini kepada Aice Group sebagai pemrakarsa dan Kemenpora sebagai pembuat Senam Sundul Langit. Mudah-mudahan rekor ini akan makin memotivasi masyarakat untuk terus meningkatkan kegiatan yang makin menyehatkan dirinya dan orang lain,” jelas Awan.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022