Ardi Batubara (52 tahun) ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir saluran Irigasi di Pintu Padang, Kelurahan Napa Lingkungan II Parbalan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (21/1).

Informasi Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) menyebut jasad lelaki penduduk Tano Bato, Kecamatan Padang Sidempuan Utara, Kota Padang Sidempuan ditemukan sekitar pukul 11.45 Wib dan sudah tidak bernyawa. 

Bhabinkamtibmas Angkola Selatan Aiptu Ahmad Ridoan Nasution setelah mendapat laporan masyarakat, Dika Hanafi Yudistira dan Rama Nugeraha mengatakan, melihat korban sebelum meninggal mengalami batuk dan muntah.

Baca juga: Aek Bilah catat 110 persen lebih, tertinggi capaian Vaksin Merdeka anak usia 6 -11 tahun di Tapsel

"Setelah batuk dan muntah korban yang berstatus tani tersebut jatuh ke saluran irigasi kemudian hanyut terbawa arus air, dan jasadnya ditemukan sekitar 80 meter dari awal TKP," kata kedua saksi.

Laporan Polisi, kedua saksi Dika dan Rama sempat berteriak mengatakan "bapak Kendang hanyut". Teriakan itu juga di dengar saksi lainnya Arman Saputrah dan Mardianto yang sama-sama ke TKP.

Dikatakan, atas kejadian itu saksi-saksi sempat ikut mencari yang pasa akhirnya berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi jasad korban dari dasar irigasi sedalam lebih kurang 60 centimeter. 

"Korban yang ditemukan dalam posisi tengkurap bercelana pendek dan sudah meninggal sempat di bawa ke Puskesmas Simarpinggan untuk mendapatkan visum. " 

Namun akhirnya korban meninggal yang sempat viral di media sosial itu dibawa oleh pihak keluarga setelah sepakat untuk tidak dilakukan visum et repertum, sesuai pemeriksaan Polisi.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022