DPRD Sumatera Utara mendukung rencana pemerintah provinsi membangun jalan Tol Medan-Berastagi karena dinilai merupakan kebutuhan yang mendesak.
 
"Kita mendukung penuh pembangunan jalan Tol Medan-Berastagi. Pembangunan ini merupakan usulan kita, dan itu sudah lama," kata Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Jumat (9/4).
 
Menurut dia, pembangunan jalan tol tersebut dapat mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalur wisata yang juga jalur perdagangan yang sangat vital tersebut.
 
"Apabila terjadi kecelakaan atau longsor, jalur tersebut menjadi macet. Karena itu kita minta Gubernur Sumut segera realisasikan pembangunan tol Medan-Berastagi," katanya.

Baca juga: PPKM Mikro di Sumut diperluas menjadi delapan daerah
 
Ia menyebut bahwa pembangunan tol sudah sempat dianggarkan pada tahun 2020 dan direncanakan dimulai pada 2021. Namun, karena pandemi COVID-19 melanda, pemerintah melakukan refocusing anggaran dan rencana pembangunan tertunda. 
 
"Kita berharap itu bisa segera dianggarkan," jelasnya. 
 
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana membangun jalan Tol Medan-Berastagi. Jalan Tol Medan-Berastagi nantinya akan dilengkapi dengan Light Rail Transit (LRT), dan posisi LRT akan ditempatkan di tengah jalan tol.
 
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemprov Sumut yang berlangsung di Hotel Santika Medan, Kamis (8/4).
 
Ia menyebut pembangunan jalan tol tersebut membutuhkan persetujuan perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, lantaran akan melintasi hutan lindung.
 
"Jadi butuh proses perizinan. Jadi jalan tol yang bisa tembus ke Berastagi," sebutnya.

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021