Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Alexander Gultom mengungkapkan, sejak awal pandemi hingga saat ini, tercatat sebanyak 342 warga terkonfirmasi positif COVID-19, dan 9 orang meninggal dunia.

"Terkini, total sebanyak 342 warga Taput terkonfirmasi positif, sembuh 274 orang, meninggal dunia sejumlah 9 orang," terang Alexander kepada ANTARA, Selasa (26/1).

Berdasarkan data terkini per tanggal 25 Januari 2021 yang disajikan Dinas Kesehatan Taput pada laman resmi Satgas Penanganan COVID-19 Taput di www.covid19.taputkab.go.id, jumlah kasus terkonfirmasi positif terpantau tersebar di 13 kecamatan, dan menyisakan 2 kecamatan lainnya yang masih dalam kondisi nihil.

Baca juga: Taput menuju desa berlistrik 100 persen, Bupati Nikson : Segera terang benderang

Sesuai peta sebaran, kasus COVID-19 tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Tarutung dengan jumlah 116 kasus terkonfirmasi, 105 orang sembuh, dan 5 orang meninggal dunia.

Peta sebaran tersebut diikuti wilayah Siborongborong 60 kasus, Kecamatan Sipoholon 54 kasus dan 1 meninggal, Siatasbarita 44 kasus, dan Pahae Jae 27 kasus, dan di kecamatan lainnya dengan jumlah 1-16 kasus.

Sementara, di wilayah Kecamatan Sipahutar, dan Simangumban, masih dinyatakan nihil kasus COVID-19.

Jika dibandingkan dengan kondisi satu bulan sebelumnya, yakni pada 24 Desember 2020, angka kasus tersebut mengalami lonjakan sebanyak 117 kasus, dimana sebelumnya jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 berada pada angka 225 orang, dimana 25 orang dalam perawatan, 4 orang meninggal dunia, serta 196 orang dinyatakan sembuh.

"Harapan kita, seluruh masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tetap gunakan masker, menyuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan," tukasnya.

Pewarta: Rinto Aritonang

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021