Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengharapkan lewat program beasiswa yang disediakan Pemkab Tapteng, terlahir sarjana-sarjana handal dari Kabupaten Tapanuli Tengah, yang akan mengharumkan nama Tapanuli Tengah di kancah nasional dan internasional.

Sejak Kabupaten Tapanuli dipimpin Bakhtiar Ahmad Sibarani sebagai Bupati bersama dengan Wakilnya Darwin Sitompul, mereka langsung mencanangkan program beasiswa bagi putra-putri Tapteng yang berlatar belakang ekonomi kurang mampu, untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kapolres Tapteng antarkan langsung bantuan sembako untuk lansia di Aek Lobu

Baca juga: Terlilit hutang, tersangka oknum ASN Tapteng lakukan penipuan suket palsu

Terhitung sejak tahun 2019, sebanyak 20 orang mahasiswa dari Pemkab Tapteng sudah menikmati program beasiswa tersebut. Untuk per semester para mahasiswa ini menerima Rp12 juta dari Pemkab Tapanuli Tengah.

Ke 20 mahasiswa penerima beasiswa itu menyempatkan diri berdiskusi langsung dengan Bupati Tapanuli Tengah dan Wakil Bupati, di ruang rapat kantor Bupati Tapteng, Selasa (30/6/2020).

Kepada Bupati ke 20 mahasiswa itu menyampaikan rasa bangga dan haru atas perhatian dan program yang sudah dicanangkan Bupati bersama Wakil Bupati, sehingga mereka bisa menikmati pendidikan di perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia.

Menurut Kristian Anugrah Notatema Gea, warga Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapteng, yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada (UGM) mengakui besaran beasiswa yang dia perolehnya dari Pemkab Tapteng cukup besar.

Hal itu juga diakui teman-teman kuliahnya di UGM ketika dia bercerita tentang jumlah beasiswa yang dia peroleh. Bahkan Kristian menyebut teman-temannya kaget mendengar  besaran beasiswa itu.

“Teman-teman kuliah saya di UGM juga kaget mendengar bahwa beasiswa dari Pemkab Tapteng itu Rp12 juta per semester. Angka itu cukup besar dibandingkan dengan beasiswa dari Pemerintah Daerah lainnya,” ungkap Kristian Anugrah Notatema Gea, melalui pesan tertulis dari Kominfo Tapteng yang diterima ANTARA, Rabu (1/7).

Untuk itulah Kristian sangat berterima kasih kepada Pemkab Tapteng khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.

Hal sama juga disampaikan Novi Yanti Situmorang yang berdomisili Tano Ponggol, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik. Saat ini ia menempuh pendidikan di Universitas Bengkulu Prodi Peternakan.

“Saya berasal dari keluarga yang miskin, dan saya tidak menyangka akan bisa kuliah. Namun dengan adanya beasiswa yang diberikan Pemkab Tapteng, akhirnya saya memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi menjadi sarjana. Semoga saya mampu meraih cita-cita dan harapan saya bisa membantu keluarga dan masyarakat Tapteng,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Tapteng mengatakan, tujuan pemberian beasiswa tersebut untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Tapteng, terutama untuk para pelajar agar menjadi lebih unggul dan berkompeten sehingga dapat membangun daerah Tapanuli Tengah menjadi lebih baik lagi.

“Sejak berdirinya Kabupaten Tapanuli Tengah, mungkin baru ini ada beasiswa yang diberikan bagi mahasiswa berprestasi yang ekonomi keluarganya kurang mampu. Dan anda-anda inilah yang berhasil mendapatkannya untuk dikuliahkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sejak tahun 2019 yang lalu,” kata Bupati.

Dijelaskan Bakhtiar, Pemkab Tapteng telah memberikan beasiswa kepada masing-masing mahasiswa sebanyak Rp2 juta per bulannya. Itu pasti cukup kalau dipakai untuk hidup dan bukan untuk gaya hidup. Dan itupun langsung masuk ke rekening masing-masing tanpa ada potongan sedikitpun.

Ia pun berharap dengan pemberian beasiswa tersebut akan melahirkan sarjana-sarjana handal yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Saya ingin ada sarjana-sarjana yang bisa membawa nama baik Kabupaten Tapanuli Tengah ini di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.

Pewarta: Jason Gultom

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020