Jumlah merchant Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sumatera Utara (Sumut) terus bertambah atau sudah sebanyak 136.546 pada posisi April 2020.

"Ada peningkatan jumlah merchant QRIS tersebut sebesar 12,49 persen dibandingkan angka Maret," ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat di Medan, Kamis.

Penambahan terus jumlah merchant QRIS tersebut semakin menggembirakan karena penyebarannya juga sudah ke seluruh wilayah di Sumut.

Baca juga: BI: Hanya usaha sektor konstruksi yang bertumbuh di Sumut

Merchant terbanyak tercatat di Kota Medan dengan 81.198 atau sekitar 59,5 persen dari total merchant QRIS di Sumut.

Setelah Kota Medan, jumlah merchant QRIS terbesar adalah Kabupaten Deliserdang sebanyak 16.214 dan Kota Pematangsiantar dengan 4.185 merchant.

Wiwiek mengaku, BI Sumut meyakini jumlah merchant dan pengguna QRIS bakal naik terus.

Sedikitnya hingga akhir tahun 2020, diperkirakan ada 500ribuan yang menjadi pengguna QRIS di Sumut.

Baca juga: Pemprov tambah modal Rp100 miliar ke Bank Sumut

"BI terus menyoalisasikan QRIS hingga ke kabupaten/kota Sumut agar jumlah merchant dan pengguna QRIS semakin banyak," ujar Wiwiek Sisto Widayat.

.Wiwiek menegaskan, penggunaan QRIS yang banyak juga mengacu pada banyaknya usia milenial di Sumut dan termasuk tingginya pengguna dompet digital.

Apalagi, katanya, QRIS merupakan satu-satunya alat pembayaran yang tidak perlu lagi menggunakan banyak bercode dalam pembayaran dompet elektronik.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020