Sebanyak 19 atlet Sumatera Utara dari 10 cabang olahraga menjadi bagian dari kontingen Indonesia di SEA Games 2019 yang dilangsungkan di Filipina dan diharapkan mampu mengukir prestasi di even olahraga dua tahunan tersebut.

"Jadilah pahlawan bangsa dan tetap memiliki mental juara," kata Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Jakarta, Kamis, saat memberikan motivasi dan pemberangkatan atlet Sumut untuk mengikuti SEA Games XXX Filipina.

Ke-19 atlet tersebut di antaranya Pretty Sihite, Welman D Pasaribu, Abdul Hafiz, Agustina Mardika Manik (atletik), Jaka Kurniawan, Marlando Sembiring, Jefry Zen dan Aldila Indryati, Nadia Nuramalina, Hardy Rahmadian (boling).

Tri Winari, Daniel Hutapea (karate), Silverster Golber Manik (polo air), Aulia Abdul Gofar (sepatu roda), Bonatua Lumbantungkup (kick boxing), Egie Maulana Vikri, Virza Andika (sepak bola), Harris Horatius, Rosalin Simanjuntak (wushu)

"Karena kesiapan mental inilah yang sangat perlu kita siapkan. Dari 100 persen, 75 persen itu skill, 25 persennya mental. Mental juara inilah yang harus mereka miliki agar bisa mengalahkan lawan-lawannya di pertandingan," kata gubernur.

Sementara mengenai target, ia berharap para atlet bisa berprestasi membawa nama baik Sumut, membanggakan bangsa Indonesia, mengibarkan bendera Merah Putih di negeri orang, mengharumkan Indonesia.

"Inilah yang harus ditargetkan. Raih prestasi dan bawa pulang medali. Banggakan Sumatera Utara dan harumkan nama Bangsa Indonesia," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa ia bersama wakilnya Musa Rajekshah telah merencanakan bagi atlet yang berprestasi membawa medali dari gelaran SEA Games Filipina akan memberi prioritas untuk bisa menjadi pegawai di jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumut.

"Kami sudah merencanakan, bagi atlet-atlet kita yang berhasil membawa medali, kita akan perhitungkan untuk merekrut atlet-atlet kita menjadi pegawai di BUMD Sumatera Utara. Di sana ada Bank Sumut, PDAM Tirtanadi, dan lain lain," katanya.

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019