Pengunjung Festival Kopi Nusantara yang digelar di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, dari 11 hingga 14 September 2019 yang merupakan bagian dari Sail Nias 2019 membluda cukup diminati masyarakatk di daerah itu.

Dika salah seorang peserta Festival Kopi Nusantara, Jumat di Gunungsitoli, Jumat, mengatakan, mengakui jika minat warga Nias terhadap kopi ternyata sangat tinggi.

"Dari kamarin sudah ratusan pengunjung yang mencicipi kopi racikan kami di stand kopi Biji Hitam Berastagi," katanya.

Ratusan pengunjung mulai hari pertama pelaksanaan Festival Kopi Nusantara yang digelar di komplek parkiran Pelabuhan Lama, Kota Gunungsitoli terlihat mengunjungi stand yang memberikan kesempatan kepada warga mencicipi kopi racikan mereka.

Sesuai informasi dari Humas Pemerintah Kota Gunungsitoli diketahui Festival Kopi Nusantara diikuti 32 pelaku usaha kopi/kuliner nasional dan lokal.

Para pelaku usaha kopi membuka stand pameran pada acara tersebut yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan pada acara Sail Nias 2019.

Pelaksanaan Festival Kopi Nusantara yang diprakarsai Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi digelar mulai tanggal 11 sampai 14 September 2019, terbuka untuk umum mulai dari pukul 09.00 WIB sampai  22.00 WIB.

Didi salah seorang pengunjung mengakui sangat mengapresiasi adanya Festival Kopi Nusantara pada pelaksanaan Sail Nias 2019.

"Dengan adanya festival kopi nusantara ini, kita bisa tahu bahwa jenis kopi banyak dan cara meraciknya agar nikmat bermacam macam," katanya.

Sail Nias 2019 merupakan acara layar ke-11 yang digelar pemerintah Indonesia sejak 2009 silam. Meski telah dikenal dunia sebagai titik selancar nomor dua setelah Hawaii, Nias diharapkan akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan setelah perhelatan tersebut.

Selain acara puncak pada 14 September 2019, rangkaian kegiatan Sail Nias telah dimulai Mei lalu dengan "yacht rally". Selain itu, akan ada festival lompat batu sekepulauan Nias, parade kapal nelayan tradisional, dan gebyar kopi.





 

Pewarta: Irwanto

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019