Tapanuli Selatan (Antaranews Sumut) - Pemerintah Kabupaten lewat Dinas Pemerintahan Desa dan Desa (PMD) Tapanuli Selatan rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh Pemerintahan Desa.

Rakor dalam rangka percepatan kegiatan dan evaluasi tahun 2018 dan persiapan berbagai program desa tahun 2019 dilangsungkan di Aula Kantor Camat di 15 Kecamatan se Kabupaten Tapanuli Selatan mulai dari tanggal 02 - 09 Januari 2019.

Kepala Dinas PMD Tapanuli Selatan M Yusuf didampingi Kabid Pemdes PMD Ricky H Siregar di Spirok, Jumat, mengatakan Rakor ini meibatkan Pemerintahan Desa (Kades, Ketua BPD, LPMD, Bendahara desa dan Perwakilan TPK).

Hari pertama Rakor Rabu (02/01) di Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Angkola Barat, Kamis (03/01) di Kecamatan Sipirok dan Kecamatan Batang Angkola.

Berbagai hal disampaikan dibahas dan bahkan ditekankan oleh Kadis PMD M.Yusuf agar seluruh aparatur pemerintahan desa menaatinya demi perubahan desa kemasa mendatang.

Antaralainnya agar para seluruh Kades memperhatikan betul keberdaan BPD, LPMD, Posyandu, PKK Desa, Karang Taruna selaku mitra desa mendukung keberhasilan pembangunan desa.

"Tolong mitra-mitra ini diberdayakan sesuai porsinya masing-masing kalau bisa diskusikan (musyawarahkan) alokasi anggaran mereka (Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa agar keberadaan mitra desa ini jelas,"katanya.
 
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas PMD melaksankan Rakor dengan Pemerintahan Desa di 15 Wilayah Kecamatan yang ada di daerah ini. (Antaranews Sumut/Kodir)


Bahkan Pemkab juga sudah menggodok agar seluruh Sekretaris Desa yang berstatus PNS yang mengabdi diluar kantor desa untuk akan dikembalikan mengabdi ke kantor desanya masing-masing  guna membantu tugas-tugas kepala desa.

Bahkan target tahun 2019 ini seluruh (sebagian besar) kantor desa di 212 desa di Tapanuli Selatan sudah dinilai layak sebagai kantor (standar) dalam memberikan pelayanan masyarakat.

"Kalau perlu dicat dicat saja! perlu direhab direhab saja! serta lengkapi mobiler, demografi desa termasuk meja mitra desa. Kita ingin 2019 perubahan baru. Seluruh perangkat desa diberdayakan kantor lebih di hidupkan,"katanya.

Yusuf menyatakan perubahan tersebut sesuai arahan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu yang merupakan bagian dari penataan pemerintahan desa.

Terkait pencairan Dana Desa pada 2019 diusahakan akan lebih awal seperti termen satu pada awal Februari, termen dua Mei dan Agutus sudah termen tiga. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak memburu waktu.

"Semua itu dapat terwujud apabila seluruh perangkat dan masyarakat desa bahu membahu dan kerjakeras mulai dari proses Musrembang Desa, pembuatan RKPDEs (disesuaikan RPJMDes) dan penyusunan APBDes termasuk laporan penggunaan dana desa,"katanya.

Dana desa katanya harus dinikmati semua masyarakat desa, sesuai tujuan pemerintah pusat menggelontorkan dana desa. Meningkatnya kesejahteraan ekonomi warga dan terciptanya lapangan usaha lainnya.

"Semua  capaian target 2019 ini tidak lepas untuk mewujudkan visi misi menjadikan masyarakat Tapanuli Selatan yang sehat cerdas dan sejahtera,"katanya.

Rakor yang dihadiri para Camat masing-masing Kecamatan ini juga mengikutsertakan pendamping desa, dan pendamping lokal desa, Bendahara desa dan perwakilan TPK masing-masing desa.
 
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas PMD melaksankan Rakor dengan Pemerintahan Desa di 15 Wilayah Kecamatan yang ada di daerah ini. (Antaranews Sumut/Kodir)

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019