Pematangsiantar (Antaranews Sumut) - Ratusan pelajar SMA di Kota Pematangsiantar dibekali pemahaman sadar bencana dalam upaya mengurangi risiko pada peristiwa bencana alam.

Pembekalan itu dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Siantar Hotel Pematangsiantar, Rabu.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD setempat, Daniel H Siregar mengatakan, tujuan pengembangan budaya sadar bencana menanamkan pengetahuan dasar-dasar kebencanaan, perencanaan kesiap-siagaan dan upaya-upaya penanggulangan dini.

Pengembangan budaya sadar bencana merupakan bagian dari program pemerintah dalam penguatan kelembagaan.

Diharapkan, melalui pendidikan upaya pengurangan risiko bencana dapat mencapai sasaran yang lebih luas dan dapat diperkenalkan secara dini kepada generasi muda.

Pemerintah optimis kegiatan itu akan membentuk kerangka atau pilar kerja global sekolah aman bencana, sehingga kedepannya para pelajar bisa membantu BPBD dalam penanggulangan bencana di kota Pematangsiantar demi mewujudkan kota yang lebih mantap, maju dan jaya.

Pembekalan pada kegiatan itu disampaikan Forum Fasilitator Ketangguhan Bencana Sumatra Utara, Drs Syafri Nasution MM dan staf operasi BASARNAS Provinsi Sumatra Utara, Ardika Ermansah Putra. 

Pewarta: Waristo

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018