Medan, 12/10 (Antarasumut) - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menerima enam mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (Permata) berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia timur.

"Mereka akan menjalani perkuliahan selama satu semester di berbagai fakultas di UMSU. Jadi mereka selama satu semester akan menjadi mahasiswa UMSU," kata Waki, Rektor III UMSU, Rudianto, S.Sos, MSi di Medan, Rabu.

Keenam mahasiswa tersebut, yakni Novita Yuli Kolatveka asal Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon, Sri Wulan Sari dan Ibndu Nurul Salat dari Univesitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Gabriella S. Fairyo dan Abdul Mutakim asal STIKOM Muhammadiyah Jayapura, serta Andrika Rizal Arlovi STKIP Muhammadiyah Sorong.

Selama menjalani perkuliahan di UMSU, keenam mahasiswa tersebut bukan hanya mengikuti proses akademik namun juga nonakademik, baik olahraga maupun sosial, yang tujuan akhirnya untuk lebih memperkaya khasanah pengetahuan mahasiswa tersebut.

Selain itu, para mahasiswa pun tentunya akan mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika menempuh studi di UMSU dan pengalaman itu akan menjadi pembelajaran yang baik untuk nantinya diterapkan di perguruan tinggi asalnya.

"Tentunya kami sangat mengharapkan mereka bisa aktif selama di sini. Bukan hanya aktif di akademis, namun juga lebih luas bisa belajar budaya dan lainnya, bahkan mereka kami sarankan ikut berbagai kegiatan yang digelar unit kegiatan mahasiswa," katanya.

Program pertukaran mahasiswa melalui Program Permata tersebut dinilai baik kerena mahasiswa se-Tanah Air dapat mengikuti perkuliahan di universitas lain selama satu semester.

Dengan mengikuti program itu, diharapkan mampu meningkatkan wawasan kebangsaan mahasiswa, meningkatkan integritas, dan solidaritas.

Selain itu, memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan dan memanfaatkan fasilitas pendidikan dan suasana akademik perguruan tinggi lainnya, serta mampu memperkecil kesenjangan mutu pendidikan.  

Pewarta: Juraidi

Editor : Ribut Priadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016