Medan, 20/8 (Antara) - Sekolah mitra USAID Prioritas di Kabupatan Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, telah menerapkan pembelajaran aktif (active learning) yang membuat siswa lebih cepat menangkap materi pelajaran.

"Penerapan pembelajaran aktif ini mendapatkan apresiasi dari Pemkab Humbang Hasundutan, " kata Koordinator USAID Prirotas Sumatera Utara, Agus Marwan di Medan,Kamis.


Sebanyak 16 SD/MI di daerah itu telah menerapkan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).


Sedangkan 8 SMP/MTs telah menerapkan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL).


"Kami pada 18 Agustus 2015, telah mengundang Bupati Humbahas Maddin Sihombing untuk melihat secara langsung praktik pembelajaran aktif baik di tingkat SD/MI maupun SMP/MTs," katanya.


Ia mengatakan pembelajaran aktif merupakan pendekatan pembelajaran yang ditujukan menggali dan mengembangkan potensi siswa secara utuh.

Penerapan pembelajaran aktif, mengharuskan guru memiliki keterampilan mendesain model-model pembelajaran, membuat alat peraga, menyusun lembar kerja dengan pertanyaan tingkat tinggi dan melakukan penilaian otentik.

"Kami telah melatih ratusan guru di Humbahas sehingga mareka mampu melaksanakan pembelajaran aktif," katanya.

Bupati Humbahas Maddin Sihombing mengaku terkesan dengan praktik pembelajaran aktif yang dikembangkan USAID Prioritas

Dalam kunjungan kerja ke SDN 173403 Sirisirisi, SDN 173395 Doloksanggul dan SMP Negeri 2



Doloksanggul, ia melihat pembelajaran aktif mampu membuat siswa menikmati proses pembelajaran dan membuat siswa lebih percaya diri.

Bupati dua periode ini menginginkan agar lebih banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran aktif di Humbahas.

" Anak - anak belajar dengan ceria, dilatih kejujuran, bekerjasama, dan memiliki keberanian mengungkapkan pendapat. Tahun depan kita akan ditambah 10 lagi sekolah mitra," katanya. ***4***











Pewarta: Juraidi

Editor : Ribut Priadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015