Medan, 4/8 (Antara) - Tingkat inflasi di Sumatera Utara pada Ramadhan-Idul Fitri tahun ini atau Juli 2014 sebesar 0,78 persen, sehingga seperti angka yang diperkirakan yakni di bawah satu persen.

"Memang ada kenaikan dibanding posisi Juni yang masih 0,52 persen atau Mei dan April yang masing-masing 0,43 persen dan 0,23 persen, tetapi tergolong rendah atau di bawah satu persen," kata Kepala Badan Pusat Staristik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono di Medan, Senin.

Didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut Bismark S Pardamean, dia menyebutkan b ahwa kenaikan tingkat inflasi dipengaruhi terjadinya lonjakan harga ikan, daging sapi dan tarif angkutan udara.

Di Medan dengan inflasi 0,80 persen, misalnya, harga daging sapi naik sebesar 4,65 persen. Ikan Dencis naik 12.78 persen dan tarif angkutan udara 8.03 persen.

Da menjelaskan, pada Juli, empat daerah yang menjadi Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut semuanya mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi dii Sibolga sebesar 1,62 persen, disusul Padangsidempuan 0,95 persen, Medan 0,80 persen dan Pematangsiantar sebesar 0,29 persen.

"Dengan terrjadinya inflasi pada Juli, menyebabkan laju inflasi kumulatif Sumut menjadi sebesar 2,13 persen dan year on year (YoY) 3,97 persen," katanya.

Ketua Tim Ahli Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut Difi A Johansyah menyebutkan bahwa TPID terus berupaya mengendalikan harga berbagai barang untuk menekan inflasi termasuk pascalebaran ini.

"Alhamdulillah, tingkat inflasi pada Ramadhan-Idul Fitri bisa ditekan atau di bawah satu persen seperti yang diperkirakan atau ditargetkan," katanya.

Diakui, sulit menekan harga, apalagi di Puasa Ramadhan dan Idul Fitri permintaan naik.

"Tetapi syukur, harga masih bisa dikendalikan dengan berbagai cara seperti menjaga kelancaran distribusi, peningkatan produksi atau pasokan dan kegiatan pasar murah yang dilakukan beberapa pemerintah kota/kabupaten dan termasuk Bulog," katanya.***2*** (T.E016/B/Farochah/Farochah) 04-08-2014 13:44:48

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2014