Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti senam kebugaran bersama warga Binjai di Ovany Water Park, Sabtu (9/2). Selain dihadiri ribuan warga yang didominasi kaum ibu, senam ini juga diikuti atlet disabilitas dan
lansia.
Menurut Gus Irawan, Sumatera Utara (Sumut) hari ini dengan segenap potensi dan bibit atlet yang ada di dalamnya, perlu didukung dan dikembangkan lebih serius lagi.
Oleh karena, katanya, prestasi dan kemajuan olahraga juga harus mampu memotivasi generasi muda untuk hidup dan bercita-cita menjadi seorang pemenang, petarung, sportif dan akan menganggap dirinya bernilai sehingga tidak menyia-nyiakan kesempatan dan waktu yang dimiliki.
"Apa yang dikhawatirkan para orang tua saat ini adalah anaknya terjerat dalam bahaya Narkoba. Dampak lingkungan yang begitu mencemaskan saat ini perlu difilter dengan kegiatan-kegiatan positif. Nah disinilah peran
pemerintah. Mengayomi serta memfasilitasi ruang dan sarana prasarana publik untuk olahraga," ujar Cagub Sumut nomor urut 1 yang berpasangan dengan Soekirman.
Gus Irawan menegaskan untuk menjadikan olahraga sebagai mercusuar pengembangan prestasi Sumut. Oleh karena itu, lanjut dia, pengembangan olahraga perlu disiapkan secara berkelanjutan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
"Olahraga harus bisa menjadi bagian kehidupan masyarakat Sumut. Sambil memajukan sektor pendidikan dan kesehatan, tentulah olahraga menjadi rangkaian yang tak terpisahkan," kata Ketua Umum KONI Sumut itu.
Dalam kesempatan tersebut Gus Irawan menyerahkan bingkisan untuk atlet disabilitas berprestasi di Kota Binjai.
Atlet disabilitas, Sri Rahayu mengatakan, Gus Irawan adalah tokoh nasional Sumut yang punya komitmen kuat untuk membangun olahraga.
"Sekalipun kami cacat, tapi kami ingin tetap sehat dan bugar.Kepedulian Gus Iraan terhadap atlet disabilitas meningkatkan kepercayaan diri dan memompa semangat kami untuk memberi yang terbaik bagi Sumut. Kami percaya bahwa Gus Irawan adalah sosok yang pantas memimpin Sumut,"ujar Sri.***4***
(T.M. Mandailing/B/M. Taufik/M. Taufik)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.