Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) siap mendistribusikan jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk diberikan kepada peternak ayam petelur di wilayah tersebut.

"Semua cabang di Sumut siap untuk menyalurkan jagung SPHP ke peternak ayam petelur di wilayah ini," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.

Menurut Budi, kesiapan dalam penyaluran  jagung SPHP tersebut karena stok di gudang mencukupi untuk kebutuhan peternak ayam petelur yang berada di wilayah beribu Kota Medan tersebut.

Total stok gudang di Sumut mencapai 4.210 ton jagung yang sangat cukup untuk penyaluran program SPHP di wilayah tersebut dalam menjaga stabilitas harga telur.

"Kami tinggal menunggu keputusan dari pusat dalam penyaluran jagung SPHP ke peternak petelur di daerah itu," ucapnya.

Budi mengatakan, penyaluran jagung SPHP ke peternak petelur diharapkan dapat menekan telur ayam di pasaran yang telah menyentuh Rp2.000 per butir.

Penyaluran jagung SPHP itu menyasar peternak di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Asahan.

"Daerah tersebut merupakan sentra peternak ayam petelur yang memasok kebutuhan telur untuk pasar Sumatera Utara," katanya.

Ia menambahkan, untuk memperkuat stok jagung, penyerapan jagung masih berpotensi bertambah, terutama dari Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Simalungun.

Harga pembelian Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram di tingkat petani. Jagung pakan yang disalurkan merupakan Jagung Pipil Kering (JPK) hasil pengadaan dalam negeri dengan kadar air (KA) 14 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026