Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta kepada pejabat yang baru dilantik memaksimalkan pelaksanaan program pembangunan dan memastikan penggunaan anggaran tepat guna.
"Bapak Ibu di sini saya lantik bukan karena kita sering komunikasi atau dekat secara emosional, tapi karena track record (rekam jejak) yang bagus," ucap Bobby usai melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumut, l Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (15/8).
Gubernur menyampaikan kepada kelima pejabat tersebut agar mengingat amanah yang pernah disampaikan, yakni loyal kepada kepentingan masyarakat, kehormatan keluarga dan pimpinan.
Adapun lima pejabat yang dilantik, yakni Muhammad Suib sebagai Asisten Administrasi Umum Setdaprov, dan Erwin Hotmansah Harahap sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Kemudian, Fitra Kurnia sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM), Ade Sofianita sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov, dan Abu Kosim sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov.
"Silakan buktikan itu untuk mendapatkan kepuasan masyarakat yang otomatis akan berpengaruh kepada kami sebagai pimpinan. Program kerja tolong dimaksimalkan, dan belanja harus bisa efektif dan efisien. Jangan ada lagi pemborosan," jelas Bobby.
Kepada Kepala Dinas Kominfo, Bobby berpesan agar belanja jaringan pendukung tidak boros, bagaimana agar barang dan jasa yang tidak perlu pengadaan setiap tahun, dan bisa dioptimalkan untuk manfaat yang lain.
Seperti dukungan internet di seluruh organisasi perangkat daerah, sehingga bisa terpantau seluruhnya, serta informasi kegiatan masyarakat mulai dari pariwisata, seni budaya, dan ajang lainnya.
"Kepada Fitra (Kepala Dinas Perindag ESDM), di Sumut ini tidak banyak tambang besar, tetapi tambang-tambang kecil yang efeknya besar itu banyak. Optimalkan segera, jangan tunggu besok-besok. Begitu juga masyarakat yang mau melakukan usaha (UMKM), tolong dipermudah. Bantu mereka cari pasar, akses ke layanan keuangan agar pelaku UMKM ini bisa naik kelas," sebut Bobby.
Selanjutnya kepada Asisten Administrasi Umum Setdaprov Muhammad Suib, ia berpesan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pemerintahan di Provinsi Sumut.
Mengingat Muhammad Suib sebelumnya menjabat Sekdakab Labuhanbatu Utara, dan menempati posisi ini melalui jalur uji kompetensi, serta meninggalkan ego sektoral agar mudah berkoordinasi.
"Untuk Pak Kosim (Kepala Biro Kersa), agar dana hibah ke rumah ibadah bisa diberikan sesuai dengan kebutuhan. Jika selama ini sedikit, bisa ditambahkan lagi," tegasnya.
"Tetapi harus efektif dan tidak hanya untuk fisik saja, melainkan juga pemberdayaan bagi pengurusnya. Misalnya bagi masjid, bagaimana imam, muazzin, dan penjaga masjid mendapat gaji yang layak," jelas Bobby.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.