Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut Harli Siregar membahas program restorative justice atau keadilan restoratif.

Restorative justice merupakan salah satu visi dan misi Pemprov Sumut mewujudkan rasa aman dan tertib di masyarakat, sebagai fondasi menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan.

Antara lain melalui pelaksanaan program Perlindungan Rakyat melalui Restorative Justice (Prestice).

"Program Prestice merupakan inisiatif Pemprov Sumut untuk menghadirkan sistem penyelesaian hukum yang lebih adil, humanis, dan berpihak kepada masyarakat kecil," kata Bobby saat menerima Kajati Sumut Harli Siregar di Kantor Gubernur, Selasa (12/8).

Prestice yang akan dijalankan melalui pembentukan satuan tugas lintas instansi, termasuk aparat hukum, tokoh masyarakat, advokat, dan didukung klinik hukum gratis dan layanan pengaduan online dan offline.

"Banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan Kejati Sumut termasuk Prestice. Program yang memberikan akses bantuan hukum kepada masyarakat," ungkap Bobby.

Kajati Sumut Harli Siregar menyampaikan, kerja sama antara Pemprov Sumut dan Kejati Sumut sudah terjalin lama. 

Pihaknya melihat kolaborasi dan sinergi sudah berjalan dengan baik. Restorative justice bukan hanya menghentikan perkara tapi juga diberikan bantuan. 

"Kami sangat menyambut baik, hal-hal yang fungsinya sebagai pengawalan sampai keamanan yang bisa ditingkatkan ke depan. Kita komit dengan pengakuan dengan restorative justice," ucapnya.

Selain membahas restorative justice, Harli juga mengapresiasi gubernur Sumut yang menerapkan tiga bentuk loyalitas kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumut. 

Ketiga loyalitas yang dimaksud adalah loyal kepada masyarakat, keluarga, dan pimpinan.

Kajati juga mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara Pemprov Sumut dan Kejati Sumut meminimalisir kebocoran PAD.

"Pembangunan Sumut sangat penting, salah satunya bagaimana meningkatkan pendapatan kita. Kita bisa bekerjasama meminimalisir sumber-sumber kebocoran," ucap Harli.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026