Menurut Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, saat terjadinya kebakaran, kondisi rumah sedang dalam keadaan tanpa penghuni setelah pemiliknya pergi untuk bekerja di ladang.
"Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang bekerja di ladang," ujar Aiptu Walpon, Minggu (25/2).
Berdasarkan hasil oleh TKP dan keterangan saksi yang dihimpun oleh pihak kepolisian, asal api pertama sekali muncul dari bagian atap dapur rumah.
"Peristiwa kebakaran diketahui pertama sekali oleh Joharton Sihombing ( 53 ) dan Nersi Sirait (47), warga sekitar saat mereka pulang dari ladang," jelasnya.
Kedua saksi melihat api muncul dari bagian atap dapur rumah korban hingga secara spontan keduanya berteriak minta tolong kepada tetangga yang lain untuk berusaha memadamkan api.
Warga sekitar segera tiba di lokasi dan berusaha memadamkan api meski upaya pemadaman yang dilakukan warga sia-sia karena jilatan lidah api menjalar dengan cepat.
Seluruh rumah beserta isinya sudah sempat ludes terbakar dan tidak ada satu pun yang terselamatkan saat mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan Rp.150 juta. Tim Inafis Polres Taput sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," tukasnya.
Pewarta: Rinto AritonangEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.